Show simple item record

dc.contributor.advisorNapitupulu, Asi H.
dc.contributor.advisorAtmakusuma, Juniar
dc.contributor.authorTrihendria, RR Ineswara
dc.date.accessioned2024-02-26T01:44:24Z
dc.date.available2024-02-26T01:44:24Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139851
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta pada bulan April 1994 sampai dengan Juni 1994. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui volume konsumsi daging kalkun oleh Hotel Borobudur Intercon- tinental, Hotel Indonesia, dan Aerowisata Catering service; (2) mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan oleh ketiga lembaga tersebut (3) mengukur besaran pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap volume konsumsi oleh ketiga lembaga tersebut : dan (4) mengetahui asal daging kalkun berdasarkan impor, asal negara pengekspor, frekuensi impor, sistem pembayaran, tehnik penyimpanan, dan jenis grade (kualitas) yang biasa dipilih. Penelitian ini dilakukan dengan cara studi kasus (case study). Contoh Lokasi/penelitian lapang ini ditentukan dengan cara sengaja (purposive). Lokasi yang dipilih adalah dua hotel berbintang lima di DKI Jakarta yaitu: (a) Hotel Borobudur Intercontinental; (b) Hotel Indonesia; dan (c) satu catering bertaraf internasional yaitu Aerowisata Catering Service (ACS). Pengolahan data dilakukan dengan cara : tabulasi dan dilakukan perhitungan rata-rata, simpangan baku dan koefisi- en keragaman pengukuran untuk menduga besarnya volume kon- sumsi masing-masing lembaga tersebut terhadap daging kalkun. Faktor-faktor yang mempengaruhi volume konsumsi masing- masing konsumen lembaga tersebut digunakan model regresi linier berganda. Volume konsumsi daging kalkun impor pada tahun 1993 di Hotel Borobudur Intercontinental adalah sebesar 2.127 kg dengan nilai Rp 13.829.044, Hotel Indonesia sebesar 122 kg dengan nilai Rp 829.600, dan Aerowisata Catering Service sebesar 24.892 kg dengan nilai Rp 581.443.442. Faktor-faktor yang mempengaruhi nyata volume konsumsi Hotel Borobudur Intercontinental terhadap daging kalkun adalah total pengeluaran daging kalkun impor, total pengelu- aran daging bebek lokal, dan jumlah pengunjung restoran, masing-masing nyata pada taraf 94% (p<0,06), 99% (p<0,01), dan 93% (p<0,07). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcPoultry Meatid
dc.titleAnalisis permintaan daging kalkun di DKI Jakarta (Studi Kasus : Hotel Borobodur Intercontinental, Hotel Indonesia, dan Aerowisata Catering Service)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnimal Husbandryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record