Show simple item record

dc.contributor.advisorPramujdya, Bambang
dc.contributor.authorAnggraini, Ananta Andy
dc.date.accessioned2024-02-22T03:11:40Z
dc.date.available2024-02-22T03:11:40Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139567
dc.description.abstractdeersity Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penebangan dan pengangkutan tebu secara manual dan mekanis dengan membandingkan mutu tebangan dan mengetahui kendala- kendala yang mempengaruhinya. Disamping itu juga untuk mengetahui hubungan antara kapasitas penebangan, kandungan trash dan jumlah alat transportasi yang dibutuhkan baik pada penebangan tebu secara manual maupun mekanis. Penebangan tebu dilakukan secara manual dan mekanis pada lahan yang sama dan dengan kondisi yang sama pula. Parameter utama yang diamati dalam menentukan mutu pene- bangan adalah kandungan trash, kehilangan tebu di kebun dan kadar gula (rendemen) tebu hasil penebangan. Kapasi- tas penebangan ditentukan dengan mengukur waktu efektif dan waktu hilang selama proses penebangan dan hasil yang diperoleh dalam selang waktu tertentu. Sedangkan transportasi tebu dianalisa dengan mengetahui rata-rata waktu muat, waktu bongkar, kecepatan saat memuat ataupun kosong dan jarak antara kebun ke pabrik. Pada Lokasi II hasil penebangan secara mekanis berbe- da nyata terhadap penebangan manual pada tebu dan hablur gula yang dihasilkan dan berbeda sangat nyata untuk kehi- langan tebu di kebun. Sedangkan di Lokasi III dengan kon- disi tanaman yang roboh, hasil penebangan mekanis jauh le- bih rendah dibanding penebangan manual, dimana tebu hilang dan trash lebih tinggi sedang rendemennya lebih rendah. Akan tetapi kapasitas penebangan mekanis jauh lebih besar, yaitu 94 kali kapasitas penebangan manual, berarti satu unit mesin tebang setara dengan 94 orang penebang pada jam kerja yang sama. Penentuan jumlah alat transportasi yang dibutuhkan berdasar kapasitas penebangannya dapat dicari dengan menggunakan nomogram, baik untuk penebangan manual maupun penebangan mekanis. Dengan adanya trash akan meningkatkan kadar sabut tebu dan jumlah transportasi yang dibutuhkan. Disamping itu juga menurunkan hasil tebu bersih, berat volumetrik, koefisien muatan, rendemen dan kemurnian nira…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEvaluasi Sistem Penebangan Dan Pengangkutan Tebu Secara Manual Dan Mekanis Di PG Cinta Manis Sumatera Selatanid
dc.titleEvaluasi Sistem Penebangan Dan Pengangkutan Tebu Secara Manual Dan Mekanis Di PG Cinta Manis Sumatera Selatanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record