View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh frekuensi penyiangan dan pendangiran yang berbeda terhadap produktivitas rumput gajah (Pennisetum purpureum Schumach

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.817Mb)
      Date
      2006
      Author
      Fausia, Dewi
      Dewi, Panca
      Jayadi, Sudarsono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan populasi ternak perlu diikuti oleh peningkatan produksi hijauan, namun dengan semakin sempitnya lahan maka perlu dilakukan suatu upaya peningkatan produksi hijauan tanpa perlu meningkatkan luasan areal pertanaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan tumbuhnya gulma yang akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas rumput sebagai tanaman budidaya. Upaya pengendalian gulma yang sering dilakukan ialah penyiangan dan pendangiran. Penyiangan merupakan suatu upaya membersihkan permukaan tanah dari tumbuhan pengganggu (gulma), pendangiran merupakan suatu usaha membalikkan permukaann tanah yang ditumbuhi gulma dengan tujuan membenamkan gulma. Penelitian ini menggunakan rumput gajah (Pennisetum purpureum Schumach) yang telah ditanam di Ternak Domba Sehat, dengan melakukan 4 kali panen, dimana umur rumput pada setiap periode panen ± 45 hari. Penyiangan dan pendangiran dilakukan sesaat setelah panen pada setiap petakan yang mendapat perlakuan pada periode panen tertentu, yaitu 1 kali setelah panen, 2 kali setelah panen dan 3 kali setelah panen. Parameter yang diamati ialah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah anakan dan berat kering. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan akan dilakukan uji lanjut menggunakan LSD (Least Significant Difference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyiangan dan pendangiran serta kombinasi ke 2 perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata pada pertambahan tinggi vertikal dan jumlah anakan, baik dilihat pada setiap periode maupun secara total (4 kali panen). Interaksi perlakuan antara penyiangan dan pendangiran memberikan pengaruh yang nyata pada rataan pertambahan diameter batang pada periode panen ke-2, sedangkan secara total tidak menunjukkan perbedaan nyata. Produksi berat kering menunjukkan hasil yang nyata pada periode panen ke-2 dengan perlakuan pendangiran dan panen ke-3 pada perlakuan penyiangan, total produksi berat kering selama 4 kali panen menunjukkan hasil nyata, dengan rataan yang paling tinggi ditunjukkan pada perlakuan penyiangan setelah 3 kali panen...dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139388
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository