Kajian potensi sumur pada proyek pengembangan air tanah dangkal untuk pertanian berskala kecil
View/ Open
Date
1998Author
Susatya, Zaldy Rachmat
Prastowo
Santoso B.W., Roh
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemenuhan kebutuhan air irigasi untuk areal pertanian dapat diperoleh melalui pengembangan sumber-sumber air seperti danau, sungai, embung dan air tanah. Sebagai salah satu alternatif sumber air irigasi, pengembangan air tanah dangkal memerlukan dukungan ketepatan pemilihan daerah eksplorasi, karakteristik sumur dan akuifer, debit aliran dan daerah kerja sumur. Dalam perencanaan pemanfaatannya diperlukan kajian tentang potensi air tanah dangkal yang akan dikembangkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya potensi air tanah dangkal yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, meliputi analisis karakteristik sumur, karakteristik akuifer, kerapatan sumur dan luas daerah oncoran.
Penelitian dilakukan pada 21 buah sumur pantek yang tersebar di Propinsi Jawa Barat (3 lokasi), Jawa Timur (12 lokasi), Sulawesi Selatan (5 lokasi) dan Nusa Tenggara Timur (1 lokasi). Uji pemompaan yang dilakukan adalah uji pemompaan bertingkat (step drawdown test) untuk mengetahui karakteristik sumur, lalu dilanjutkan dengan uji pemompaan menerus (longterm test) untuk mengetahui karakteristik akuifer.
Dari uji pemompaan bertingkat dapat dihitung koefisien susut sumur dan koefisien susut akuifernya. Hasil uji pemompaan bertingkat dapat menentukan efisiensi pemompaan serta debit optimum yang dapat diambil atau dimanfaatkan sebagai air irigasi. ...
