Show simple item record

dc.contributor.advisorSutrisno
dc.contributor.authorYusraini, Era
dc.date.accessioned2024-02-19T00:40:06Z
dc.date.available2024-02-19T00:40:06Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138798
dc.description.abstractBuah-buahan tropika mempunyai potensi ekonomi yang cukup tinggi dan umumnya dikonsumsi sebagai bahan pangan segar, sehingga mutu dan kesegarannya perlu dipertahankan hingga dapat menghasilkan nilai jual yang tinggi. Setelah dipanen, buah-buahan masih melangsungkan kegiatan fisiologiknya misalnya respirasi dan metabolik lain sehingga mengalami proses pematangan yang diikuti dengan cepat oleh proses kerusakan. Salah satu cara untuk menghambat atau menunda proses kemasakan dan kerusakan buah adalah penyimpanan pada suhu rendah yang dikombinasikan dengan teknik penyimpanan modified atmosphere, yaitu suatu sistem penyimpanan dengan mengatur komposisi udara dalam ruang penyimpanan sehingga berbeda dengan komposisi udara biasa. Pembuatan suatu model persamaan matematika dari data-data yang ada diharapkan dapat digunakan untuk menduga konsentrasi O₂ dan CO₂ selama dalam kemasan. Teknik ini dengan cepat dapat memperkirakan konsentrasi gas O₂ dan CO₂ dalam kemasan serta merupakan suatu cara yang efisien dalam merancang kemasan untuk bermacam-macam komoditas tanpa perlu melakukan percobaan yang memerlukan biaya dan waktu. Tujuan penelitian ini adalah menyusun dan menguji model pendugaan konsentrasi O₂ dan CO₂ pada buah-buahan tropika (manggis, pisang lampung, salak, dan sawo) dalam kemasan modified atmosphere. Selain itu juga untuk memprediksi konsentrasi O₂ dan CO2 untuk suatu kemasan MA dengan mengubah nilai parameter penyimpanan yang berbeda-beda. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenyusunan pengujian model pendugaan konsentrasi CO2 pada buah-buahan tropika dalam kemasan modified atmosphereid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record