| dc.description.abstract | Persediaan bahan baku roti memiliki peran penting dalam usaha bakery karena memerlukan investasi yang relatif besar sehingga perlu diatur secara efisien agar meningkatkan kinerja perusahaan. Jumlah bahan baku yang disimpan seharusnya terdapat pada tingkat yang optimal sehingga tidak memerlukan investasi yang besar.
Penelitian dilakukan di Bogor Permai unit usaha bakery. Bogor Permai termasuk ke dalam usaha industri skala menengah (jumlah pekerja 20-99 orang). Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kebijakan perusahaan dalam menangani masalah pengendalian persediaan bahan baku roti, mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi efisiensi persediaan bahan baku roti, dan menerapkan model yang sesuai untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku dengan tetap menjaga kelancaran produksi dan meningkatkan efisiensi.
Pendekatan yang dipakai dalam menganalisa sistem pengendalian persediaan bahan baku roti di Bogor Permai adalah pendekatan berdasarkan sifat dan karakteristik permintaan bahan baku yaitu Sistem Permintaan Bebas (Independent Demand) dan Sistem Permintaan Tak Bebas (Dependent Demand). Sistem permintaan bebas adalah sistem permintaan bahan baku di mana permintaan suatu item bahan baku tidak tergantung pada permintaan item bahan baku yang lain. Sedangkan pada sistem permintaan tak bebas permintaan suatu item bahan baku tergantung pada permintaan suatu item bahan baku yang lain. Sistem permintaan bahan baku roti di Bogor Permai termasuk sistem permintaan tak bebas. Bahan baku yang dianalisa ditentukan dengan teknik ABC. Teknik ABC adalah teknik pengelompokan bahan baku berdasarkan tingkat kepentingannya. Dalam kasus Bogor Permai bahan baku dikelompokkan berdasarkan urutan nilai pembelanjaan tahunan untuk masing-masing bahan baku. Bahan baku hasil analisa teknik ABC adalah tepung terigu cakra, tepung terigu segitiga, shortening, telur ayam kampung, ragi roti, susu bubuk full cream, dan gula pasir. ... | id |