| dc.description.abstract | Di Indonesia jagung merupakan sumber karbohidrat ke dua setelah padi. Jagung selain sebagai makanan pokok juga digunakan untuk bahan baku industri, kertas, minyak, cat, makanan ternak dan lain-lain. Oleh karena itu kebutuhan jagung cenderung terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Untuk itu perlu adanya pengembangan peralatan pertanian yang dapat menunjang budidaya tanaman jagung agar produktifitasnya meningkat.
Penanaman merupakan salah satu aktifitas dalam budidaya tanaman jagung. Poses penanaman adalah pembuatan lubang atau paliran, memasukan benih dengan jumlah tertentu, dan menutup benih dengan tanah pada lahan yang telah siap ditanami. Alat yang digunakan bisa berupa tugal, alat tanam semi mekanis, atau mesin penanaman. Umumnya para petani Indonesia menggunakan tugal sebagai alat tanam.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat tanam tugal dengan cara merancang dan membuat tugal mekanis untuk tanaman jagung dengan sumber tenaga manusia. Selanjutnya dilakukan uji performansi tugal mekanis hasil pembuatan.
Komponen utama dari prototipe tugal mekanis yang didesain adalah (1) wadah benih, (2) penakar jumlah keluaran, (3) mata tugal, (4) kerangka tugal, dan (5) sistem transmisi tenaga. ... | id |