Show simple item record

dc.contributor.advisorPriyanto, Rudy
dc.contributor.advisorArief, Irma Isnafia
dc.contributor.authorAriyani, Fajar Ros Nita
dc.date.accessioned2024-02-07T00:53:13Z
dc.date.available2024-02-07T00:53:13Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137813
dc.description.abstractDaging didefinikan sebagai semua jaringan hewan yang sesuai untuk dimakan dan tidak menyebabkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya. Daging dikenal sebagai bahan pangan yang bernilai gizi tinggi namun mempunyai sifat mudah rusak. Oleh karena itu usaha pengolahan penanganan merupakan cara untuk mengurangi kerusakan daging paska panen sekaligus memperoleh nilai tambah dari produk yang dihasilkan. Masalah yang sering timbul dalam pembuatan produk emulsi adalah tidak stabilnya system emulsi adonan. Hal ini mengakkibatkan pecahnya system emulsi sasat pengolahan dan penyimpanan. Upaya pencegahan system emulsi tersebut tidak pecah dan tahan lama adalah penambahan bahan penstabil atau bahan pengikat. Salah satu bahan pengikat alami yang dapat digunakan yaitu karagenan. Aragenan merupakan senyawa hidrokoid yang diekstraksi dari rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii. Karagenan peran penting sebagai stabilisator (pengatur keseimbangan), bahan pengental, pembentuk gel, pengemulsi dan lainnya. Pembuatan sosis daging sapi ini diterapkan empat taraf perlakuan dengan empat kali ulangan yaitu penambahan karagenan sebanyak 0%, 1%, 2% dan 3%. Parameter objektif yang diamati yaitu pH, daya mengikat air dan stabilitas emulsi, sedangkan parameter subjektif meliputi rasa,, warna, tekstur, aroma, kekenyalan dan penampakan umum dengan melakukan uji hedonic. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola searah dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedan sangat nyata (P<0,01) antara perlakuan terhadap pH, daya mengikat air dan stabilitas emulsi. Penambahan konsentrasi karagenan dapat meningkatkan pH dan daya mengikat air tetapi menurunkan stabilitas emulsi. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan penambahan karagenan tidak memberi pengaruh yang nyata terhadap tingkat kesukaan panelis.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSosis daging sapiid
dc.subject.ddcKaragenanid
dc.titleSifat fisik dan palatabilitas sosis daging sapi dengan penambahan karagenanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordsosisid
dc.subject.keyworddagingid
dc.subject.keywordkaragenanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record