Perbandinagn Ransum Rumput Raja (King Grass) Dengan Ransum Silase Jagung Untuk Produksi Susu Serta Kebutuhan Energi dan Protein Sapi Perah Laktasi
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Peternakan Inti Rakyat (PIR) Persusuan Jawa Tengah. Sapi PIR tersebut biasanya diberi makan silase jagung, konsentrat, rumput dan tetes. Pemakaian silase jagung beserta bijinya untuk sapi perah secara terus menerus, dipandang dari segi teknis, ekonomis maupun sosial tentu saja tidak baik. Sehingga perlu dica- ri hijauan alternatif. Selain itu penggunaan tetes dalam skala besar menuntut tempat penyimpanan dan peralatan yang cukup mahal. Oleh karena itu penelitian ini dirancang un tuk membandingkan ransum silase jagung dengan ransum rum- put raja tanpa disertai penambahan tetes.
Penelitian ini menggunakan 18 ekor sapi laktasi Fries Holland yang semuanya baru beranak pertama. Sapi tersebut dikelompokkan menjadi enam kelompok berdasarkan produksi susunya. Pada tiap kelompok dikenakan 3 jenis perlakuan secara acak yaitu A = ransum standar, terdiri atas silase jagung, konsentrat, rumput dan tetes; B = ransum percobaan, terdiri atas 30% rumput raja dan 70% konsentrat; C = ran- sum percobaan, terdiri atas 20% rumput raja dan 80% konsen trat.
Hasil analisis kimia dan pendugaan kandungan energi terhadap ransum penelitian adalah sebagai berikut, ransum standar A: BK 44.01%, Abu = 6.89%, PK 15.44%, Lemak = 4.81%, SK 21.37%, TDN - 69% dan NE1 = 1.57 Mcal/kg; Ran sum B: BK = 66.12%, Abu = 8.36%, PK 14.89%, Lemak =5.13%, SK 24.37%, TDN 67% dan NE₁ = 1.52 Mcal/kg; Ransum C: BK 73.39%, Abu = 7.86%, PK 15.45%, Lemak = 5.65%, SK = 22.75%, TDN 69% dan NE1 = 1.57. Mcal/kg. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa ransum silase jagung dengan ransum rumput raja tidak menimbulkan perbedaan yang nyata terhadap produksi air susu (A = 12.72, B = 13.34, C = 11.93 kg/hari). Juga bobot jenis dan kadar lemak air susu tidak berbeda (A = 1.027, B = 1.0258, C = 1.026; Kadar Lemak : A = 4.2, B = 4.42, C = 3.97 %). Namun demikian nampak je- las bahwa ransum A lebih disukai (P0.01) daripada ransum B dan C (konsumsi bahan kering: A 12.44, B = 8.69, C = 8.70 kg/hari). Perbedaan ini dikarenakan adanya tetes da... lam ransum standar…dst
