Show simple item record

dc.contributor.advisorToharmat, Toto
dc.contributor.advisorAdawiah
dc.contributor.authorNugraha, Aji Dharma
dc.date.accessioned2024-01-18T04:43:20Z
dc.date.available2024-01-18T04:43:20Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135123
dc.description.abstractRendahnya produktivitas ternak diakibatkan kurang tercukupinya pakan untuk ternak itu sendiri dan kurang sempurnanya pakan tersebut dimetabolisme dalam rumen. Dengan demikian akan mengganggu aktivitas rumen dan berakibat buruk terhadap utilisasi zat makanan. Untuk meningkatkan kembali produktivitas ternak diperlukan upaya suplementasi pakan yang memberikan efek positif terhadap penggunaan zat makanan untuk sintesa protein mikroba. Suplementasi sabun kalsium dan sumber protein diharapkan dapat memenuhi kriteria sebagai sumber protein yang baik untuk ternak ruminansia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari suplementasi sabun kalsium atau sumber protein terhadap fermentabilitas pakan in vitro Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah, dari bulan Februari sampai Oktober 2004. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan. Ransum yang merupakan perlakuan adalah sebagai berikut: RA Ransum Kontrol; RBRA + Mineral Organik; RC = RB + Ca- minyak ikan; RD RB + Ca-minyak jagung; RE RB + CPO; RE = RB + Kedelai Sangrai; RG = RB + Kacang Tanah Sangrai; dengan 3 kelompok cairan rumen dan 2 ulangan. Adapun peubah yang diamati adalah kadar NH3, VFA total, kecernaan bahan kering (KBK) dan kecernaan bahan organik (KBO). Rataan perlakuan dianalisis secara statistik dengan Analisa Keragaman yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Perlakuan tidak berpenganruh nyata terhadap kadar NH3, VFA total dan kecernaan bahan organik, tetapi berpengaruh nyata terhadap kecernaan bahan kering. Konsentrasi NH3 dan VFA yang dihasilkan berturut-turut berkisar antara 10,93-14,11 mM dan 80,75-179 mM. Kisaran kecernaan bahan kering adalah 45,48-48,44% dan kecernaan bahan organik berkisar antara 45,48-48,38 %. Kecernaan bahan kering paling tinggi dicapai pada perlakuan RF. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi Ca- minyak ikan, Ca-minyak jagung dan sumber protein tidak mempengaruhi fermentabilitas pakan dalam rumen.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSuplementasiid
dc.subject.ddcFermentabilitasid
dc.titlePengaruh supelementasi sabun kalsium atau sumber protein terhadap fermentabilitas pakan In Vitroid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordSabun kalsiumid
dc.subject.keywordNH3id
dc.subject.keywordVFAid
dc.subject.keywordkecernaanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record