View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pertambahan bobot badan dan kondisi kesehatan monyet ekor panjang bunting di PT Bio Farma Persero

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.331Mb)
      Date
      2004
      Author
      Despitasari, Mieska
      Perwitasari, Dyah
      Maharani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) adalah hewan yang memiliki kedekatan filogenetik dengan manusia sehingga sering dipergunakan dalam penelitian biomedis. Belum berhasilnya eradikasi poliomyelitis di dunia menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan terhadap vaksin Polio. Pertambahan bobot badan (PBB) dan kondisi kesehatan M. fascicularis sebagai bahan baku dalam produksi vaksin Polio turut menentukan kualitas dan kuantitas vaksin yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari PBB dan kondisi kesehatan M. fascicularis bunting di penangkaran PT. Bio Farma (Persero). Sembilan ekor M. fascicularis bunting digunakan dalam penelitian ini. Pakan yang diberikan merupakan kombinasi dari monkey chow, jambu biji, pepaya, dan pisang kepok dengan formulasi tiga taraf kadar protein (17.19%, 12.91%. dan 8.60%). Masing-masing taraf kadar protein diberikan kepada tiga monyet. Tiga ekor M. fascicularis digunakan sebagai kontrol untuk masing-masing taraf. Pengaruh ketiga taraf pakan ini diolah dengan Analysis of Variance (ANOVA) menggunakan perangkat lunak Minitab. Obyek yang diberikan pakan dengan taraf protein tertinggi menunjukkan konsumsi protein tertinggi (16.28±0.62%) dengan efisiensi pakan tertinggi pula (94.72±3.60%). Hal ini berdampak terhadap total PBB yang tinggi (0.61 kg) serta rata-rata bobot fetus yang tinggi (0.35kg). Obyek kontrol menunjukkan pola konsumsi dan total PBB yang sama. Selain itu, kondisi kesehatan monyet diukur dengan parameter kadar total protein plasma dan hemoglobin. Kadar total protein plasma tertinggi pada obyek bunting dicapai oleh obyek dengan pakan bertaraf protein tertinggi. Hal ini berarti balıwa pakan perlakuan ini merupakan pakan yang paling efisien ditinjau dari ketersediaan protein yang siap dimetabolismekan di sel atau jaringan tubuh. Seluruh obyek penelitian mengalami penurunan kadar hemoglobin darah sebagai indikasi terjadinya anemia nutrisi selama kebuntingan, kecuali obyek bunting dengan perlakuan taraf protein 12.91%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134886
      Collections
      • UT - Biology [2400]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository