Show simple item record

dc.contributor.advisorErizal
dc.contributor.authorPerwira, Zacky Yudha
dc.date.accessioned2024-01-05T07:20:28Z
dc.date.available2024-01-05T07:20:28Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133939
dc.description.abstractStabilitas atau kemantapan lereng merupakan salah satu faktor yang penting dalam pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan pertanian karena menyangkut persoalan yang berhubungan dengan masalah keselamatan manusia, keamanan peralatan dan harta benda, serta kelancaran kerja. Oleh karenanya pengetahuan mengenai tingkat kestabilan lereng sangat diperlukan pada berbagai macam pekerjaan. Stabilitas lereng dipengaruhi oleh gaya-gaya yang bekerja pada lereng itu sendiri, yang terdiri dari gaya penahan dan gaya penggerak. Perbandingan antara gaya penahan dan gaya penggerak merupakan nilai parameter yang menunjukkan bahwa suatu lereng berada dalam keadaan mantap atau tidak, yang biasa disebut dengan nilai faktor keamanan (Fs). Jika Fs 1.0 maka lereng dapat dianggap mantap, sedangkan jika Fs < 1.0 maka lereng dianggap tidak mantap, dan jika Fs = 1.0 maka lereng dalam keadaan seimbang dan siap untuk longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa stabilitas lereng pada model tanggul dengan meriggunakan bahan tanah Latosol Darmaga, Bogor melalui simulasi model dengan menggunakan software GEO-SLOPE Landslide (SLOPE/W) sehingga dapat dicari faktor keamanah guna mengetahui tingkat stabilitas atau kemantapan lerengnya. Hasil uji kuat geser langsung terhadap tanah Latosol Darmaga, Bogor pada kedalaman 20-40 cm dengan menggunakan 3 beban normal, yaitu 0.5 kgf/cm², 1.0 kgf/cm², dan 1.5 kgf/cm² menghasilkan nilai Tmaks sebesar 0.4599 kgf/cm², 0.5927 kgf/cm², dan 0.8725 kgf/cm². Dari hasil perhitungan didapat nilai kohesi (c) sebesar 0.23 kgf/cm² dan nilai sudut gesek dalam (Ø) sebesar 22.29 derajat dengan kadar air sebesar 35.3%. Hasil perhitungan nilai Fs menggunakan software SLOPE/W memperoleh nilai Fs sebesar 1.94 untuk kondisi tanah terdrainase dan 2.53 untuk kondisi tanah tidak terdrainase. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa model tanggul dengan menggunakan bahan tanah Latosol Darmaga, Bogor mempunyai stabilitas lereng yang mantap.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTanahid
dc.subject.ddcTanggulid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.subject.ddcBogorid
dc.titleAnalisis stabilitas lereng pada model tanggul dengan bahan tanah latosol Darmaga, Bogorid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record