Show simple item record

dc.contributor.advisorAndarwulan, Nuri
dc.contributor.advisorPalupi, Eny
dc.contributor.authorBestari, Fairuz Firda
dc.date.accessioned2023-12-20T01:30:17Z
dc.date.available2023-12-20T01:30:17Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133060
dc.description.abstractUltra-processed food (UPFs) adalah produk pangan olahan dalam sistem pangan klasifikasi NOVA yang menggunakan penambahan bahan tambahan pangan yang sebagian besar menawarkan palatabilitas dan sensori yang baik dalam rangka meningkatkan kualitas sensori dan daya simpan. UPFs diduga mempunyai kontribusi yang besar terhadap asupan harian energi, natrium, gula, lemak total, lemak jenuh, namun memiliki kontribusi serat yang rendah sehingga dapat memicu terjadinya overweight dan obesitas yang merupakan tahap awal terjadinya penyakit tidak menular (PTM). Pengaruh konsumsi makanan UPFs terhadap PTM masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis effect size terhadap dosis-respon konsumsi UPFs pada berbagai PTM dengan menggunakan metode meta-analisis. Tahapan kajian ini terdiri dari: penyusunan pertanyaan peneltian, strategi pencarian literatur, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, pengelolaan hasil pencarian, ekstraksi data dan evaluasi resiko bias, analisis dan interpretasi data. Pengolahan data meta-analisis dilakukan dengan effect size Hedges’g, hazard ratio (HR), dan 95% confidence interval (CI). Analisis publikasi bias dilakukan dengan Egger’s Regression and Begg’s Rank Correlation. Analisis dilakukan dengan menggunakan aplikasi Comprehensive Meta Analysis (CMA). Analisis yang dilakukan adalah kontribusi UPFs tehadap parameter gizi dan peningkatan 10 % UPFs terhadap PTM. Berdasarkan pedoman seleksi PRISMA diperoleh sebanyak 18 artikel untuk disintesis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPFs memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penambahan asupan harian energi, natrium, karbohidrat, lemak total, lemak jenuh, gula tambahan, dan kolesterol, masing-masing sebanyak 26,67 %, 27,76 %, 49,64 %, 15,77 %, 30,00 %, 40,78 %, dan 25,69 % dari Rekomendasi Harian (DR). Namun, UPFs memiliki asupan serat yang rendah -38,55 %. Penelitian ini juga mensintesis bahwa peningkatan UPFs sebesar 10 % memberikan pengaruh yang signifikan terhadap diabetes, penyakit kardiovaskular, obesitas, dan kanker dengan masing-masing nilai HR ± 95% CI sebanyak 1,115±0,044, 1,096±0,053, 1,06 ±0,050, dan 1,020±0,020. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembatasan porsi UPFs bisa menjadi salah satu upaya mencegah obesitas dan berbagai penyakit tidak menular.id
dc.description.sponsorshipKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 102/E5/PG.02.00.PL/2023id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStudi Meta-Analisis Respon Dosis Pangan Olahan terhadap Penyakit Tidak Menularid
dc.typeThesisid
dc.subject.keyworddose-responseid
dc.subject.keywordmeta-analysisid
dc.subject.keywordnon-communicable diseaseid
dc.subject.keywordNOVA systemid
dc.subject.keywordultra-processed foodid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record