| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perihal sikap peternak dan faktor yang mempengaruhi sikap terhadap penyuluhan peternakan. Studi ini dapat melihat sejauh mana pengaruh antara faktor-faktor pembentuk sikap, baik yang berasal dari dalam diri peternak maupun yang berasal dari luar, dengan sikap peternak terhadap penyuluhan peternakan. Penelitian ini menggunakan metode sensus dan mendapatkan responden sebanyak 28 orang peternak Sapi Potong. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara di lapangan, kemudian diolah untuk mendapatkan nilai Chi-Square.
Sebagian responden dalam penelitian ini masih berusia muda. Tingkat pendidikan yang dimiliki responden bervariasi, dengan jumlah terbesar adalah tamatan SD. Sebagian besar responden Desa Sukanagara belum lama beternak sapi potong. Responden umumnya memiliki tujuan utama dalam beternak yaitu ingin hidup lebih maju. Mayoritas responden memelihara ternak berjumlah 1-2 ekor.
Pada segi rataan penghasilan perbulan, mayoritas responden memiliki pendapatan menengah antara Rp.300.000 Rp.700.000. Sebagian besar responden berprofesi sebagai petani. Umumnya peternak desa sukanagara memiliki jumlah tanggungan keluarga yang relatif kecil. Mayoritas responden adalah peternak yang memiliki kategori tingkat kekosmopolitan rendah yaitu bepergian keluar desa atau kecamatan kurang dari 12 kali dalam satu tahun. Seluruh peternak Desa Sukanagara termasuk dalam kategori peternak yang memiliki tingkat interaksi rendah dengan PPL. Sebagian responden merupakan pendatang di Desa Sukanagara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor internal seperti usia, pendidikan, dan tujuan beternak saja yang mempengaruhi dan membentuk sikap peternak terhadap penyuluhan. Faktor eksternal yang mempengaruhi dan membentuk sikap peternak adalah skala pemeliharaan ternak, penghasilan, tanggungan keluarga, dan asal daerah peternak. | id |