Show simple item record

dc.contributor.advisorSumantri, Bambang
dc.contributor.advisorAlamudi, Aam
dc.contributor.authorPrabawani, Sri Resmawati Budi
dc.date.accessioned2023-12-19T02:33:25Z
dc.date.available2023-12-19T02:33:25Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132994
dc.description.abstractKesuksesan selalu menjadi tujuan utama sebuah perusahaan. Untuk mencapainya diperlukan pemasaran yang baik. Untuk dapat menjalankan pemasaran perusahaan dengan baik, sebuah perusahaan memerlukan informasi mengenai peubah-peubah yang mempengaruhi konsumen dalam memilih merek yang digunakan. Dari peubah-peubah tersebut harus dipilah peubah yang pengaruhnya signifikan agar strategi pemasaran yang direncanakan lebih terarah. CHAID (Chi-Square Automatic Interaction Detection) merupakan sebuah metode analisis yang dapat memilah peubah-peubah yang pengaruhnya signifikan terhadap peubah respon dari seluruh peubah yang dianalisis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peubah-pubah yang pengaruhnya signifikan terhadap pemilihan merek sabun mandi batangan yang paling sering digunakan oleh konsumen. Metode CHAID menunjukkan bahwa faktor yang pengaruhnya signifikan terhadap merek yang paling sering digunakan adalah kota, iklan, merek yang paling diingat dan merek yang paling sering digunakan sebelumnya. Sedangkan usia, jenis kelamin, pendidikan dan status sosial ekonomi tidak muncul sebagai faktor yang pengaruhnya signifikan. Peubah kota mengelompokkan konsumen ke dalam tiga kelompok, yakni Jakarta dan Surabaya, Semarang dan Bandung serta Medan. Interaksi antarpeubah penjelas menghasilkan konsekuensi tidak dapat diberlakukannya kebijakan dan strategi pasar yang sama terhadap masing-masing kelompok kota. Pengaruh iklan signifikan hanya di kota Jakarta dan Surabaya. Di dua kota tersebut iklan yang paling diingat adalah Lifebuoy dan Lux. Di kota Semarang, Bandung dan Medan masih sangat diperlukan iklan yang lebih efektif dalam menarik konsumen. Adanya asosiasi antara peubah iklan paling diingat, merek paling diingat dan merek paling sering digunakan sebelumnya, khusus pada responden di kota Jakarta dan Surabaya yang menyatakan Lifebuoy sebagai iklan paling diingat, memunculkan dugaan bahwa iklan dan merek Lifebuoy sangat diingat oleh konsumen karena merek tersebut merupakan merek yang paling sering digunakan sebelumnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.subject.ddcMetode chaidid
dc.titleStudi pemasaran sabun mandi batangan dengan menggunakan metode chaidid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record