View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi pemasaran sabun mandi batangan dengan menggunakan metode chaid

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.244Mb)
      Date
      2002
      Author
      Prabawani, Sri Resmawati Budi
      Sumantri, Bambang
      Alamudi, Aam
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kesuksesan selalu menjadi tujuan utama sebuah perusahaan. Untuk mencapainya diperlukan pemasaran yang baik. Untuk dapat menjalankan pemasaran perusahaan dengan baik, sebuah perusahaan memerlukan informasi mengenai peubah-peubah yang mempengaruhi konsumen dalam memilih merek yang digunakan. Dari peubah-peubah tersebut harus dipilah peubah yang pengaruhnya signifikan agar strategi pemasaran yang direncanakan lebih terarah. CHAID (Chi-Square Automatic Interaction Detection) merupakan sebuah metode analisis yang dapat memilah peubah-peubah yang pengaruhnya signifikan terhadap peubah respon dari seluruh peubah yang dianalisis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peubah-pubah yang pengaruhnya signifikan terhadap pemilihan merek sabun mandi batangan yang paling sering digunakan oleh konsumen. Metode CHAID menunjukkan bahwa faktor yang pengaruhnya signifikan terhadap merek yang paling sering digunakan adalah kota, iklan, merek yang paling diingat dan merek yang paling sering digunakan sebelumnya. Sedangkan usia, jenis kelamin, pendidikan dan status sosial ekonomi tidak muncul sebagai faktor yang pengaruhnya signifikan. Peubah kota mengelompokkan konsumen ke dalam tiga kelompok, yakni Jakarta dan Surabaya, Semarang dan Bandung serta Medan. Interaksi antarpeubah penjelas menghasilkan konsekuensi tidak dapat diberlakukannya kebijakan dan strategi pasar yang sama terhadap masing-masing kelompok kota. Pengaruh iklan signifikan hanya di kota Jakarta dan Surabaya. Di dua kota tersebut iklan yang paling diingat adalah Lifebuoy dan Lux. Di kota Semarang, Bandung dan Medan masih sangat diperlukan iklan yang lebih efektif dalam menarik konsumen. Adanya asosiasi antara peubah iklan paling diingat, merek paling diingat dan merek paling sering digunakan sebelumnya, khusus pada responden di kota Jakarta dan Surabaya yang menyatakan Lifebuoy sebagai iklan paling diingat, memunculkan dugaan bahwa iklan dan merek Lifebuoy sangat diingat oleh konsumen karena merek tersebut merupakan merek yang paling sering digunakan sebelumnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132994
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository