| dc.description.abstract | Perkembangan keuangan syariah di indonesia berdampak terhadap peningkatan ragam produk keuangan syariah. Investor diharapkan mampu memilih produk investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan, kebutuhan, keinginan, dan kondisinya. Investor yang harus memilh instrumen investasi tidak cukup fokus terhadap imbal hasil, namun juga harus memahami risiko yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh makroekonomi: inflasi, suku bunga, dan kurs terhadap nilai instrumen investasi syariah Indonesia: saham, reksa dana, deposito bank, properti, dan emas. Penelitian ini menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) dengan data runtut waktu bulanan dari Januari 2018 sampai dengan Desember 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurs merupakan variabel yang selalu berpengaruh signifikan terhadap seluruh instrumen investasi dan merupakan variabel yang paling berkontribusi memengaruhi banyak instrumen investasi. | id |