Show simple item record

dc.contributor.advisorWaspodo, Roh Santoso Budi
dc.contributor.authorHendrawan, Hendra
dc.date.accessioned2023-11-15T08:51:10Z
dc.date.available2023-11-15T08:51:10Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132392
dc.description.abstractErosi dipercepat (accelareted erosion) adalah erosi yang dapat menimbulkan kerusakan pada tempat terjadinya erosi maupun pada tempat tujuan akhir tanah yang terangkut tersebut. Di daerah iklim basah, faktor iklim yang menjadi penyebab utama adalah air, baik sebagai tetesan air hujan maupun sebagai aliran permukaan. Salah satu metode yang digunakan untuk pendugaan erosi adalah metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Parameter-parameter yang diperhitungkan untuk pendugaan dengan metode USLE adalah erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang lereng (L), kemiringan lereng (S), pengelolaan tanaman (C) dan konservasi tanah (P). Aplikasi dari pendugaan erosi ini telah banyak digunakan untuk perencanaan pertanian dan penggunaan lahan. Analisis terpadu terhadap jenis tanah, kemiringan lereng, pengolahan tanah, dan jenis tanaman dilakukan untuk memprediksi erosi tanah sehingga program pengendalian dapat ditentukan. Sistem Informasi Geografi (SIG) merupakan suatu jaringan perangkat keras dan lunak yang dapat menjalankan operasi-operasi dimulai dari perencanaan, pengamatan, dan pengumpulan data, kemudian untuk penyimpanan dan analisis data, termasuk penggunaan informasi yang diturunkan kedalam beberapa proses (Barus dan Wiradisastra, 1997). Salah satu aplikasinya adalah sebagai alat bantu untuk pendugaan erosi dengan metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Penggunaan SIG dalam pendugaan erosi mempunyai kelebihan dalam hal kecepatan manajemen data dan bentuk keluarannya (output), tetapi mempunyai kelemahan pada saat pemasukan data (input) yang membutuhkan waktu yang lama dan ketelitian yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya laju erosi dan tingkat bahaya erosi berdasarkan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografi) sebagai alat bantu (analitical tool). Penelitian ini dilakukan di Sub-DAS Cimuntur DAS Citanduy Ciamis. Analisis...id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcTeknologi Pertanianid
dc.subject.ddcTeknik Pertanianid
dc.subject.ddcTeknik Mesinid
dc.titleAplikasi sistem informasi geografi(SIG) untuk pendugaan erosi dengan pendekatan USLE(Universal Soil Loss Equation) di Sub_Das Cimuntur, Ciamisid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordErosiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record