Show simple item record

dc.contributor.advisorHarjadi, Sri Setyati
dc.contributor.advisorSujiprihati, Sriani
dc.contributor.authorSugiharto, Totok
dc.date.accessioned2023-11-13T06:42:09Z
dc.date.available2023-11-13T06:42:09Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131915
dc.description.abstractPercobaan ini dilakukan untuk mendapatkan volume dan jumlah bahan organik dalam media yang paling baik bagi pertumbuhan dan hasil panen bawang merah varietas Kuning (lokal) dan Filipina (introduksi). Percobaan dilaksanakan di dalam rumah plastik Kebun Percobaan IPB Baranangsiang (250 m di atas permukaan laut) pada bulan Juni - Agustus 2000. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok tiga faktor. Faktor pertama adalah varietas yaitu Kuning dan Filipina. Faktor kedua adalah volume media yang terdiri atas besar (diameter media 20 cm dan kedalaman media 20 cm), sedang (diameter media 15 cm dan kedalaman media 20 cm) dan kecil (diameter media 15 cm dan kedalaman media 15 cm). Faktor ketiga adalah jumlah bahan organik dalam media yang terdiri atas 1/2 volume, 1/3 volume dan 1/4 volume media. Didapatkan 18 kombinasi perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bawang merah yang berukuran 3-4 g dan telah disimpan sekitar 3 bulan, wadah polibag hitam berbagai ukuran dan bahan organik yang digunakan adalah pupuk kandang sapi. Umbi bibit bawang merah merupakan hasil perbanyakan petani di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Bahan lainnya adalah pupuk NPK (15-15-15) 2 g/pot dan fungisida dengan bahan aktif benomil untuk pengendalian penyakit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil panen bawang merah tidak dipengaruhi oleh interaksi antara varietas, volume media dan jumlah bahan organik dalam media. Varietas Filipina nyata memiliki jumlah daun dan jumlah anakan lebih banyak serta akar lebih panjang. Produksi umbi segar dan umbi kering jemur varietas Filipina berturut-turut adalah 42.7 g/tanaman dan 36.7 g/tanaman (setara 11.15 ton/ha) atau 32.6% dan 31.8 nyata lebih tinggi daripada hasil varietas Kuning. Produksi umbi segar dan umbi kering jemur varietas Kuning berturut- turut adalah 32.21 g/tanaman dan 27.86 g/tanaman (setara 8.46 ton/ha). Bawang merah yang ditanam pada volume media besar memiliki pertumbuhan dan produksi umbi kering jemur yang nyata lebih tinggi daripada ..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcOnionid
dc.titlePengaruh volume media dan jumlah bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas bawang merahid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordvarietas bawangid
dc.subject.keywordbawang merahid
dc.subject.keywordtaksonomiid
dc.subject.keywordbotaniid
dc.subject.keywordvarietasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record