| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Gapoktan Manggis
Arta Mukti pada sistem agribisnis manggis serta pengaruh peranan tersebut
terhadap pendapatan petani manggis. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan
Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Sampel penelitian berjumlah 40 petani
manggis anggota aktif yang dipilih secara sengaja (purposive) berdasarkan
rekomendasi dari ketua Gapoktan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan
analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif bertujuan untuk
menggambarkan daerah umum penelitian, karakteristik petani, karakteristik usaha
petani, dan peranan Gapoktan pada kegiatan agribisnis manggis. Sementara
analisis kuantitatif bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, pendapatan
usahatani manggis, serta hubungan peran Gapoktan terhadap pendapatan petani
manggis.
Peran yang dilakukan pada pengadaan input, pengolahan, dan pemasaran
sudah berjalan dengan baik. Pengadaan yang dilakukan oleh Gapoktan yang
paling penting yaitu bibit dan pupuk kompos. Dalam kegiatan pengolahan,
Gapoktan berperan dalam proses sortasi grading dan pengemasan. Peranan
Gapoktan dalam kegiatan pemasaran yaitu pembayaran dan distribusi hasil panen.
Analisis pendapatan usahatani manggis di Gapoktan Manggis Arta Mukti
memiliki nilai R/C rasio atas biaya tunai sebesar 2,28 dan atas biaya total sebesar
1,5. Artinya bahwa setiap pengeluaran tunai dan pengeluaran total sebesar Rp.1,-
akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.2,28,- dan Rp.1,55,-. Kedua nilai R/C
rasio sudah lebih dari satu. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan agribisnis
manggis di Gapoktan Manggis Arta Mukti sudah menguntungkan.
Gapoktan harus bekerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapang (PPL)
untuk meningkatkan materi penyuluhan dan pelatihan mengenai usahatani
manggis supaya petani menjalankan usahatani manggis sesuai dengan standar
prosedur yang ada. Sehingga petani manggis di Gapoktan dapat lebih
meningkatkan produktivitas hasil panen yang akan berdampak pada peningkatan
pendapatan. | id |