Show simple item record

dc.contributor.advisorSudrajat, Agus Oman
dc.contributor.advisorArfah, Harton
dc.contributor.authorQonitah, Ardila Mar'atun
dc.date.accessioned2023-11-09T06:31:00Z
dc.date.available2023-11-09T06:31:00Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131427
dc.description.abstractInduksi pematangan gonad dengan ablasi tangkai mata merupakan teknik yang umum digunakan dalam produksi benih udang. Namun demikian teknik ablasi tangkai mata ditentang oleh pecinta binatang dengan isu dari animal welfare. Dalam penelitian ini induksi hormonal bagi pematangan gonad dari udang vanname telah dilakukan dalam upaya menggantikan teknik ablasi. Induksi hormonal dilakukan dengan menggunakan hormon pregnant mare serum gonadotropin (PMSG), rekombinan growth hormon (rGH), dan antidopamin, dimana diberikan melalui pakan selama 14 hari. Udang mendapat perlakukan berupa: A. 40 IU PMSG/kg udang + 0.01 mg antidopamin/kg udang; B. 80 IU PMSG/kg udang + 0.02 mg antidopamin/kg udang; C. 40 IU PMSG/kg udang + 0.01 mg antidopamin/kg udang + 0.1 mg rGH/kg udang; D. 80 IU PMSG/kg udang + 0.02 mg antidopamin/kg udang + 0.1 mg rGH/kg udang; E. Ablasi; dan F. Kontrol, dimana setiap perlakuan terdiri dari 15 udangan. Hasil menunjukkan bahwa udang yang diberi perlakuan B memberikan hasil terbaik diantara perlakuan hormon dimana udang dapat matang gonad mulai hari ke-14 dengan total udang yang matang gonad sebanyak 47% sampai dengan hari ke-28. Pada udang yang diberikan perlakuan C dan D cenderung memiliki fekunditas dan pertumbuhan bobot lebih tinggi daripada perlakuan hormon lainnnya. Namun udang yang diablasi mulai dapat matang gonad pada hari ke 7 dengan total udang matang gonad sebanyak 93%. Pemberian hormon pertumbuhan rekombinan berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot udang (P<0,05). Pemberian PMSG dan antidopamin dapat merangsang pematangan gonad udang. Penambahan rGH dalam kombinasi hormon PMSG dan antidopamin dapat meningkatkan fekunditas dan bobot induk udang. PMSG dan antidopamin dapat menjadi pengganti teknik ablasi dalam menginduksi pematangan gonad pada udang.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcFisheries and Marine Scienceid
dc.subject.ddcAquacultureid
dc.titleRekayasa hormonal pada Udang Vaname selama 14 hari sebagai pengganti teknik ablasi mata dalam usaha percepatan pematangan gonadid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBogor Agricultural Universityid
dc.subject.keywordInstitut Pertanian Bogorid
dc.subject.keywordIPBid
dc.subject.keywordGonad maturationid
dc.subject.keywordHormoneid
dc.subject.keywordAblationid
dc.subject.keywordWhite shrimpid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record