View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkat pemberian fosfor dalam media tanam campuran ampas kecap bagi pertumbuhan tanaman jagung

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (1.914Mb)
      Date
      2000
      Author
      Taufiq, Seha Inaya
      Sulistijorini
      Triadiati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sampai saat ini pemanfaatan ampas kecap sebagai hasil samping dari kegiatan produksi kecap masih sangat sedikit. Ampas dapat menimbulkan dampak berupa bau yang tidak sedap serta meningkatkan salinitas tanah yang selanjutnya mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah. Oleh karena kadar proteinnya yang cukup tinggi memungkinkan ampas sebagai bahan organik alternatif bagi peningkatan kesuburan tanah. Pada penelitian ini digunakan tanaman jagung yang termasuk tanaman tahan terhadap salinitas. Analisis data menggunakan rancangan faktorial acak lengkap dengan dua faktor perlakuan yaitu faktor penambahan ampas kecap dan faktor pemupukan P. Faktor penambahan ampas kecap terdiri dari 5 taraf yaitu tanpa ampas, penambahan ampas 15 ton/ha, 30 ton/ha, 45 ton/ha dan 60 ton/ha. Sedangkan faktor pemupukan P terdiri dari empat taraf yaitu tanpa TSP, penambahan TSP 90 kg/ha, 180 kg/ha dan 270 kg/ha. Penambahan ampas yang optimum untuk pertumbuhan tanaman jagung ialah 45 ton/ha. Pada taraf penambahan tersebut memiliki tinggi, jumlah daun, bobot basah batang, bobot kering batang, bobot basah daun, bobot kering daun, bobot basah buah, bobot basah akar dan bobot kering akar yang paling besar. Pemupukan P secara statistik tidak berpengaruh nyata hampir pada semua parameter yang ada, kecuali tinggi 3-5 MST, tinggi 7 MST, jumlah daun kering 3 MST dan bobot basah akar. Namun tanaman yang diberikan pupuk P cenderung lebih baik daripada tanaman tanpa pemupukan P. Secara umum penambahan ampas dan pemupukan P tidak berpengaruh nyata terhadap waktu munculnya bunga jantan. Tetapi tanaman tanpa penambahan ampas dan pemupukan P cenderung membutuhkan waktu lebih panjang dalam pembungaan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131296
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository