Show simple item record

dc.contributor.advisorRatnawati, Anny
dc.contributor.advisorSuryana, Rita Nurmalina
dc.contributor.authorShaffreddie
dc.date.accessioned2023-11-03T09:12:12Z
dc.date.available2023-11-03T09:12:12Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130540
dc.description.abstractKeadaan perekonomian Indonesia yang memburuk sebagai akibat dari turunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika membuat pengadaan beras melalui impor akan sangat membebani keuangan negara. Pilihan yang dapat diambil adalah meningkatkan produksi dalam negeri. Tetapi karena sebagian besar obat-obatan dan pupuk yang digunakan sebagai input dalam usahatani padi memiliki kandungan impor tinggi, biaya usahatani juga mengalami peningkatan. Peningkatan ini tidak diimbangi dengan peningkatan harga jual output yang wajar. Faktor alam yang tidak dapat dikontrol juga memperlihatkan kondisi yang tidak kondusif dengan terjadinya kekeringan panjang dan meningkatnya serangan hama. Usaha penggilingan padi sebagai subsistem pengolahan yang terkait dengan subsistem usahatani ikut merasakan hal yang sama. Usaha tersebut juga menghadapi masalah semakin meningkatnya beban bunga, suku cadang, dan bahan bakar. Keuntungan yang diterima semakin tipis, sementara meningkatkan harga jual tidak dapat dengan leluasa dilakukan. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah mengkaji perkembangan keragaan ekonomi beras di Indonesia; menganalisis pendapatan dan tingkat keuntungan usahatani padi sawah pada musim tanam (MT) 1996/1997 dan musim tanam (MT) 1997/1998, serta mengetahui saluran pemasaran padi sawah di wilayah penelitian; menganalisis nilai tambah yang dihasilkan usaha penggilingan padi pada periode giling (PG) 1996/1997 dan periode giling (PG) 1997/1998 di wilayah penelitian; dan melakukan tinjauan deskriptif terhadap berbagai kebijaksanaan yang berlaku efektif selama periode Juli 1997 hingga September 1998 dalam upaya pengembangan komoditas padi di Indonesia, serta mengkaji dampak dan implikasi dari berbagai kebijaksanaan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya dan Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Daerah Tingkat II Karawang, Jawa Baral. Lamanya penelitian di lapangan berlangsung selama lebih kurang 2 bulan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcEconomis crisisid
dc.titleDampak krisis ekonomi, kekeringan panjang, dan eksplosi serangan hama terhadap agribisnis padi: Studi kasus di Kecamatan Cilamaya dan Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Daerah Tingkat II Karawang, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record