Show simple item record

dc.contributor.advisorRiswandi, D.Iwan
dc.contributor.authorSari, Astri Indah
dc.date.accessioned2023-11-02T06:38:33Z
dc.date.available2023-11-02T06:38:33Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130249
dc.description.abstractAgroindustri merupakan industri yang mengolah hasil pertanian. Agroindustri yang strategis untuk dikembangkan diantaranya adalah industri pengolahan makanan. Buah salak merupakan salah satu jenis buah-buahan yang bisa diolah menjadi keripik, dodol, dan produk olahan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) menghitung nilai tambah yang dapat dihasilkan dengan adanya usaha pengolahan komoditas buah salak menjadi keripik salak dan dodol salak, (2) mengidentifikasi saluran pemasaran yang terjadi yang meliputi: pola saluran pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran, struktur pasar, dan tingkah laku pasar, (3) menganalisis efisiensi pemasaran berdasarkan : marjin pemasaran, bagian harga yang diterima produsen (producer's share), rasio keuntungan biaya, dan elastisitas transmisi harga. Lokasi penelitian dilakukan pada UKM Binangkit, Jalan Salak Karangtinggal, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan satu-satunya produsen yang masih memproduksi keripik salak dan produsen terbesar dodol salak di Kabupaten Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret sampai April 2007. Data dan informasi yang diperoleh diolah dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif atau uraian deskriptif dan intrepretasi untuk menjelaskan hasil yang diperoleh, sedangkan data kuantitatif diolah dan ditabulasikan secara sistematis dengan alat bantu software komputer Minitab 14 dan Microsoft Excel. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif meliputi pola saluran pemasaran, fungsi-fungsi lembaga pemasaran, struktur pasar, dan tingkah laku pasar. Sedangkan analisis kuantitatif meliputi analisis nilai tambah dengan menggunakan metode Hayami, marjin pemasaran, bagian harga yang diterima produsen (producer's share), rasio keuntungan biaya dan analisis elastisitas transmisi harga. Hasil analisis nilai tambah nemperlihatkan bahwa kegiatan produksi keripik salak dan dodol salak UKM Binangkit telah menciptakan nilai tambah. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan buah salak menjadi keripik salak pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 1.840,26/kg bahan baku buah salak, untuk analisis nilai tambah dengan memasukkan biaya penyusutan mesin-mesin dan sebesar Rp 2.313,11/kg bahan baku buah salak untuk analisis nilai tambah tanpa memasukkan biaya penyusutan mesin-mesin. Adapun nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan buah salak menjadi dodol salak pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 2.710,40/kg bahan baku buah salak untuk analisis nilai tambah dengan memasukkan biaya penyusutan mesin-mesin dan sebesar Rp 4.115,26/kg bahan baku buah salak untuk analisis nilai tambah tampa memasukkan biaya penyusutan mesin-mesin. Selama 12 bulan periode analisis harga bahan baku buah salak sangat berfluktuatif dengan harga Rp 700,00 sampai Rp 1.200,00 per kg karena harga buah salak ditentukan oleh musim panen buah salak...id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgroindustri kripik salakid
dc.titleAnalisis nilai tambah dan efisiensi pemasaran keripik dan dodol salak: studi kasus pada UKM Binangkit,Kecamatan Manonjaya,Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAgroindustri dodol salakid
dc.subject.keywordPemasaran dodol salakid
dc.subject.keywordBuah salakid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record