| dc.description.abstract | Sub sektor perkebunan memegang peranan penting dalam menghasilkan devisa negara. Komoditas yang dihasilkan mampu menembus pasar internasional karena telah dikenal luas di dunia. Salah satunya adalah kelapa sawit. Secara umum dapat diindikasikan bahwa pengembangan agribisnis kelapa sawit mempunyai prospek cerah, ditinjau dari prospek harga, ekspor dan pengembangan produk. Tingkat konsumsi minyak sawit dunia semakin tinggi sejak tahun 1993- 2007. Diperkirakan kenaikan ini akan terus terjadi sampai tahun 2012. Jika peningkatan ini tidak diikuti oleh peningkatan produksi maka dapat dipastikan konsumsi minyak sawit tidak dapat dipenuhi.
PTPN IV adalah salah satu BUMN terbesar yang beroperasi di propinsi Sumatera Utara yang memilik peran penting dalam mensuplai kelapa sawit nasional. Selama bulan januari-Maret TBS yang dapat dipanen oleh 171 orang karyawan pemanen dibawah standard panen yang ditetapkan oleh perusahaan. Target panen yang ditetapkan perusahaan tidak dapat dipenuhi oleh karyawan pemanen. Jika hal ini terus terjadi maka PTPN IV yang memiliki visi dan misi penyangga produksi minyak sawit nasional tidak akan dapat dipertahankan. Penurunan produktivitas ini diduga disebabkan oleh program sistem kompensasi yang diterapkan perusahaan belum memuaskan. Oleh karena itu diadakan penelitian yang bertujuan (1) menganalisis
kondisi kompensasi finansial langsung dan faktor-faktor produktivitas kerja
karyawan pemanen pada PTPN IV Kebun Dolok Ilir (2) menganalisis jenis
kompensasi finansial langsung apa saja yang berhubungan dengan faktor-faktor
produktivitas kerja karyawan pemanen (3) merumuskan rekomendasi kebijakan
yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja
karyawan pemanen. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh
dari hasil wawancara dan penyebarab kuesioner serta data sekunder yang
diperoleh dari buku-buku, intemet serta literarur lain. Analisis yang digunakan
adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman.
Berdasarkan tabel hasil pengukuran tingkat kompensasi finansial langsung, tingkat kompensasi FTPN IV Kebun Dolok Ilir berdasarkan persepsi karyawan pemanen adalah sedang dengan skor 26 (antara 23,4-30,6). Berdasarkan tabel hasil pengukuran produktivitas, rata-rata produktivitas kerja karyawan pemanen PTPN IV Kebun Dolck Ilir tinggi dengan skor 37. Berdasarkan selang skor 30,6-38,7 adalah produktivitas tinggi, maka hal ini berarti karyawan pemanen memiliki semangat kerja yang tinggi untuk bekerja lebih giat dan lebih produktif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif produktivitas tertinggi dihasilkan oleh
karyawan dengan karakteristik umur 40-50 tahun sebesar 2.481,1 kg/hari, tamat
SLTP sebesar 2715 kg/hari, masa dinas selama 20-30 tahun sebesar 2183,033
kg/hari, status menikah sebesar 1883,6 kg/hari. jumlah tanggungan sebanyak 3
orang atau lebih sebesar 2.506,09 kg/hari, tingkat pendapatan lebih dari
Rp.1000.000,00 sebesar 2.194,95 kg/hari, jumlah anak 3 orang atau lebih sebesar
2.210,26 kg/hari. | id |