| dc.description.abstract | Industri pengolahan merupakan sektor yang memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Kontribusi sektor industri pengolahan di Indonesia dalam penyerapan tenaga kerja pada tahun 2001 sampai 2004 mengalami kecenderungan yang menurun yaitu 13,31 pada tahun 2001 dan pada tahun 2004 sebesar 11,81 persen. Walaupun kecenderungannya menurun, kontribusi sektor industri pengolahan dalam penyerapan tenaga kerja masih menempati urutan ketiga setelah sektor pertanian dan perdagangan. Selain itu pada tahun 2001 sampai 2004 Industri pengolahan juga memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap Produk Domestik Bruto total, walaupun memiliki kecenderungan yang terus menurun dengan laju rata-rata sebesar 1,9 persen. Industri pengolahan ini dapat dibagi menjadi dua yaitu industri pengolahan migas dan non migas. Industri pengolahan non migas sendiri dapat dibagi menjadi beberapa kelompok industri, salah satunya adalah industri pengolahan makanan. Dalam kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto, industri pengolahan makanan ini memberikan kontribusi terbesar dibandingkan dengan industri pengolahan non migas lainnya. Jumlahnya semakin meningkat dari tahun 2001 (129 miliar rupiah) dan menjadi sebesar 158 miliar rupiah tahun 2004 dengan laju rata-rata sebesar 7,3 persen.
Industri tahu merupakan salah satu industri pengolahan skala kecil namun sangat potensial untuk dikembangkan, karena untuk memulai usaha ini dibutuhkan modal yang relatif kecil, teknologi yang sederhana dan tidak membutuhkan keahlian yang tinggi. Industri tahu ini memiliki peranan yang cukup penting dalam masyarakat. Selain sebagai sumber pendapatan bagi. keluarga, juga sebagai penyedia lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitarnya. Peran industri tahu terhadap pendapatan yang diperoleh oleh pelaku usaha salah satunya dipengaruhi oleh harga bahan baku utamanya yaitu kedelai. Perubahan kondisi perekonomian nasional yang terjadi, seperti fluktuasi nilai rupiah terhadap dolar dan adanya kenaikan harga BBM dapat mempengaruhi harga bahan baku utama dalam industri tahu. Hal ini tentunya juga berpengaruh terhadap keragaan usaha industri tahu secara umum.
Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis keragaan usaha industri kecil tahu di Kecamatan Mampang Prapatan yang meliputi struktur biaya, penerimaan, keuntungan dan nilai tambah. Penelitian ini dilakukan terhadap 25 pengrajin tahu di Kecamatan Mampang Prapatan, dimana pemilihan sampel dilakukan secara acak terhadap populasi yang berjumlah 42 pengrajin.
Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa Industri tahu, khususnya pengrajin tahu skala rumah tangga di Kecamatan Mampang Prapatan mengalami penurunan dalam kinerja usahanya. Hal ini dapat dilihat dari besarnya penerimaan yang diperoleh pengrajin dari tahun 2005-2006 mengalami penurunan sebesar 6,87 persen. Penerimaan ini berasal dari hasil penjualan tahu putih, tahu goreng dan penjualan ampas tahu sebagai produk sampingan. Keuntungan yang diterima oleh pengrajin juga mengalami penurunan dimana pada tahun 2005 keuntungan yang diperoleh pengrajin sebesar 1,55 persen. Sedangkan pada pengrajin tahu skala kecil tidak terjadi penurunan kinerja. Hal ini dapat dilihat dari besarnya penerimaan yang diperoleh pengrajin dari tahun 2005-2006 mengalami peningkatan sebesar 7,77 persen. Penerimaan ini berasal dari hasil penjualan tahu putih, tahu goreng dan penjualan ampas tahu sebagai produk sampingan. Keuntungan yang diterima oleh pengrajin juga mengalami peningkatan dimana pada tahun 2005 keuntungan yang diperoleh pengrajin sebesar 41,75 persen.
Dari analisis biaya, selama tahun 2005-2006 terjadi kenaikan biaya tetap pada pengrajin tahu skala rumah tangga untuk memproduksi tahu putih maupun tahu goreng. Kenaikan biaya tersebut masing-masing sebesar 17,04 persen per papan dan 24,71 persen per papan. Begitu pada pengrajin tahu skala kecil, kenaikan biaya untuk memproduksi tahu putih dan tahu goreng masing-masing sebesar 10,49 persen per papan dan 11,33 persen per papan. Kenaikan pada kedua biaya tersebut tentu saja akan meningkatkan biaya total pengrajin dalam berproduksi... | id |