Show simple item record

dc.contributor.advisorWiryawan, Komang G
dc.contributor.advisorSiregar, Hotnida C.H
dc.contributor.authorHuda, Muhammad
dc.date.accessioned2023-11-01T02:58:53Z
dc.date.available2023-11-01T02:58:53Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129638
dc.description.abstractPeternakan yang sesuai untuk diterapkan di Indonesia adalah peternakan yang bersifat intensif. Salah satu ternak yang dapat dijadikan usaha dalam peternakan intensif adalah mencit. Sehubungan dengan adanya sensitivitas ternak terhadap berbagai faktor, maka diperlukan upaya untuk mengatasinya. Upaya yang dapat diterapkan pada peternakan ini yaitu melalui pemberian feed additive dalam ransum. Feed additive yang mulai dikembangkan adalah ragi tape. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi tape dalam ransum terhadap sifat-sifat reproduksi mencit putih. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakukan dan lima ulangan. Tiap perlakuan menggunakan lima ekor mencit yang terdiri dari empat ekor betina dan satu ekor jantan. Perlakuan ransum yang diberikan adalah ransum tanpa penambahan ragi, ransum dengan penambahan ragi 0,5%, ransum dengan penambahan ragi 1,0% dan ransum dengan penambahan ragi 1,5%. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan (Steel dan Torrie, 1995) dan apabila hasilnya berbeda nyata dilakukan uji perbandingan berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ransum dengan penambahan ragi tape komersial 1,5% dapat meningkatkan jumlah anak per kelahiran (litter size). jumlah anak sapih dan menurunkan tingkat kematian (mortality) secara sangat nyata (P<0.01) dibanding penggunaan ransum dengan penambahan ragi tape komersial 1.0%. penggunaan ransum dengan penambahan ragi tape komersial 0,5% dan ransum tanpa penambahan ragi tape. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ransum dengan penambahan ragi tape komersial dan ransum tanpa penambahan tidak berbeda nyata (P>0,05) dalam nilai bobot kawin, pertambahan bobot badan sebelum beranak dan setelah beranak (recovery), bobot lahir, pertambahan bobot badan anak. bobot sapih, konsumsi ransum, efisiensi ransum dan konsumsi air minum. Secara keseluruhan ransum dengan ragi tape 1.5% menunjukkan hasil yang paling baik. Disarankan penelitian lebih lanjut dengan meningkatkan energi metabolis dan kadar protein ransum pada tingkatan penambahan ragi tape yang sama.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcPeternakanid
dc.subject.ddcnutrisiid
dc.subject.ddcpakan ternakid
dc.titleEvaluasi pemberian ragi tape sebagai probiotik dalam ransum terhadap sifat-sifat reproduksi mencit putih Mus musculus albinus betinaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordRagi tapeid
dc.subject.keywordMencit putihid
dc.subject.keywordprobiotikid
dc.subject.keywordSaccharomyces cerevisiaeid
dc.subject.keywordsifat reproduksiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record