Show simple item record

dc.contributor.advisorSofyan, Liliy Amalia
dc.contributor.advisorHermana, Widya
dc.contributor.authorChaerudin, Ichda
dc.date.accessioned2023-10-28T16:00:23Z
dc.date.available2023-10-28T16:00:23Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128913
dc.description.abstractKetersediaan pakan yang berkualitas dengan harga yang murah merupakan permasalahan dalam peningkatan produksi peternakan. Pakan merupakan sarana produksi yang terbesar dalam suatu usaha peternakan yaitu mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Dedak gandum (wheat pollard) merupakan bahan pakan yang potensial dalam menggantikan jagung sebagai sumber energi untuk unggas terutama ayam pedaging. Namun, pemanfaatannya untuk ransum ayam masih belum optimal karena tingginya kandungan serat kasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim cairan rumen pada wheat pollard dan pengolahan ransum sistem steam pelleting terhadap persentase karkas dan organ dalam ayam broiler. Temak yang digunakan sebanyak 360 ekor yang dipelihara dari DOC sampai 42 hari yang dibagi secara acak ke dalam 36 satuan percobaan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (3x3), faktor pertama yaitu dosis pemakaian enzim cairan rumen (0, 620, 1240 U/kg) dan faktor kedua adalah suhu steam pelleting (60, 80, 100 °C) dengan 4 ulangan. Ransum perlakuan disusun dengan kandungan energi metabolis 3.100 kkal/kg dan 20,3% protein kasar diberikan pada saat umur ayam 21-42 hari. Ransum dan air minum diberikan ad libitum. Pengambilan sampel untuk pengamatan dilakukan pada hari ke- 42 pada setiap unit percobaan sebanyak satu ekor. Data yang didapatkan dianalisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan (Duncan's Multiple Range Test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rataan persentase bobot karkas, hati, rempela, limpa, panjang usus halus dan seka ayam broiler umur 6 minggu yang diperoleh dalam penelitian ini berturut-turut berkisar antara 66,5-68,93%; 2,55- 2,95%; 1,57-1,84%; 0,11-0,19%, 0,141-0,203 cm/gram; 0,0171-0,0207 cm/gram. Berdasarkan analisis ragam diketahui bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara pemberian level enzim cairan rumen dan level suhu steam pelleting terhadap semua peubah yang diamati. Pemberian enzim cairan rumen dan peningkatan suhu steam pelleting tidak nyata berpengaruh terhadap persentase karkas, hati dan rempela ayam broiler. Penambahan enzim cairan rumen pada wheat pollard dapat menurunkan persentase bobot limpa dan seka secara nyata (P<0,05) dan sangat nyata (P<0,01) menurunkan panjang usus halus ayam broiler, sedangkan peningkatan suhu steam pelleting tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati (P>0,05).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcAnimal Nutritionid
dc.titleEfek enzim cairan rumen pada wheat pollard dan pengolahan ransum steam pelleting terhadap persentase karkas dan organ dalam ayam boilerid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordSteam pelletingid
dc.subject.keywordEnzim cairan rumenid
dc.subject.keywordDedak gandumid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record