Show simple item record

dc.contributor.advisorSuryani
dc.contributor.advisorSukmarini, Linda
dc.contributor.authorWibowo, Mey Kurnia
dc.date.accessioned2023-10-23T14:30:20Z
dc.date.available2023-10-23T14:30:20Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127741
dc.description.abstractBakteri asam laktat penghasil bakteriosin diisolasi dari bekasam, makanan tradisional Indonesia dari Provinsi Lampung. Salah satu isolat yang menghasilkan bakteriosin potensial (isolat S12) teridentifikasi sebagai Lactobacillus plantarum S12 berdasarkan sekuen 16S rRNA. Analisis sekuen 16S rRNA menunjukkan homologi sebesar 98% dengan beberapa strain L. plantarum lainnya. Bakteriosin S12 (plantaricin S12) menunjukkan kemampuan menghambat beberapa patogen, terutama Listeria monocytogenes, dan Staphylococcus aureus. Plantaricin S12 yang dihasilkan berasosiasi dengan pola pertumbuhan yang dimulai pada fase awal eksponensial dan mencapai aktivitas maksimum pada fase awal stasioner. Plantaricin S12 cenderung stabil pada suhu tinggi hingga 121 °C selama 15 menit. Bobot molekul plantaricin S12 diperkirakan sekitar 10,79 kDa berdasarkan analisis SDS-PAGE. Selain itu, gen-gen yang menyandi plantaricin S12 diantaranya gen pln EF dan gen pln JK. Plantaricin S12 diperkirakan termasuk bakteriosin kelas II yang memiliki potensi untuk diaplikasikan sebagai biopreservatif pangan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcMathematics and natural sciences - Biochemistryid
dc.titleIsolasi dan Identifikasi Bakteriosin Bakteri Asam Laktat S12 dari Bekasamid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordLactobacillus plantarumid
dc.subject.keywordplantaricin S12id
dc.subject.keywordSDS-PAGE analysisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record