View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pelukaan pada teknik perundukan bambu ampel hijau(Bambusa Svulgaris Schrader ex Wendland) dan bambu temen(Gigantochloa atter (Hassk) Kurz)

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.232Mb)
      Date
      1998
      Author
      Hanafi, Nila Dewi
      Aziz, Sandra Arifin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bambu merupakan tanaman serba guna (altematifpengganti kayu) yang sejak dahulu telah digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bambu ampel hijau sering digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, kerajinan tangan dan daunnya dapat digunakan sebagai pakan. Bambu temen memiliki rebung yang enak di makan, juga buluhnya untuk pembuatan alat musik, pipa air dan alat rumah tangga. Perbanyakan tanaman bambu lebih sering secara vegetatif, yaitu dengan stek cabang, stek buluh dan pemisahan rimpang. Salah satu teknik perbanyakan vegetatif yaitu teknik perundukan, belum banyak dilakukan. Percobaan dilakukan dikebun percobaan Cikarawang IPB, pada bulan Maret 1997 hingga Juni 1997. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui persentase keberhasilan pembibitan bambu ampel hijau dan bambu temen pada teknik perundukan dan pelukaan. Percobaan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu jenis bambu, yaitu bambu ampel hijau dan bambu temen sebagai petak utama dan pelukaan, yaitu buluh yang tidak dilukai dan buluh yang dilukai sebagai anak petak. Kombinasi perlakuan ada 4 dengan 4 ulangan. Hasil dari percobaan menunjukkan bahwa bambu ampel hijau dan bambu temen dapat diperbanyak dengan teknik ini. Bambu ampel hijau lebih baik pertumbuhan buluh dan akarnya daripada bambu temen. Perlakuan pelukaan nyata lebih baik pertumbuhannya daripada yang tidak dilukai. Terdapat interaksi antara jenis bambu dan pelukaan untuk peubah tinggi buluh. Persentase buku hidup bambu ampel hijau tanpa pelukaan 23,75%, bambu ampel hijau dengan pelukaan 57,5%, bambu temen tanpa pelukaan 10%, dan bambu temen dengan pelukaan 26,25%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127469
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository