Show simple item record

dc.contributor.advisorHartulistiyoso, Edy
dc.contributor.advisorMuhamad, Yulianto
dc.contributor.authorPermadi, Deden Dwi
dc.date.accessioned2023-10-19T00:38:26Z
dc.date.available2023-10-19T00:38:26Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126938
dc.description.abstractMasih banyak pulau kecil dan terpencil yang belum teraliri listrik, padahal Indonesia memiliki potensi suhu air laut permukaan hangat dan stabil sepanjang tahun untuk pengembangan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Fluida kerja merupakan salah satu komponen kritis OTEC dengan sistem Organic Rankine Cycle (ORC), dimana fluida kerja harus teruapkan pada suhu air laut permukaan dan terkondensasi pada suhu air laut dalam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi OTEC-ORC melalui simulasi dan analisis termodinamika berdasarkan karakteristik laut di Indonesia sehingga dapat diidentifikasi daya termal, fluida kerja terbaik, efisiensi, dan pemetaannya. Data suhu didapat dari LIPI Oceanografi untuk disimulasikan pada 5 fluida kerja organik. Sebagai kesimpulan, R134a adalah fluida kerja terbaik hampir pada seluruh lokasi dan R152a bisa menjadi alternatif jika suhu laut dalamnya 8-9ºC, berpotensi menghasilkan Wnet= 2.0 – 3.1 MW, R134a memiliki !!= 73 – 98% dan !!!= 3.36 - 4.71%, serta menempatkan Tomini dan Barat Sumatera sebagai lokasi paling potensial untuk implementasi OTEC di Indonesiaid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agriculture University (IPB)id
dc.subject.ddcAgricultural Technologyid
dc.subject.ddcAgricultural and Bio-system Engineeringid
dc.titlePemetaan fluida kerja dan daya pembangkit energi listrik melalui teknologi ocean thermal energy conversion (OTEC - ORC) berdasarkan simulasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordOTECid
dc.subject.keywordorganic working fluidid
dc.subject.keywordrenewable energyid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record