Show simple item record

dc.contributor.advisorMardiana, Rina
dc.contributor.advisorSunito, Satyawan
dc.contributor.authorPratama, Mohammad Rizky
dc.date.accessioned2023-10-18T00:25:10Z
dc.date.available2023-10-18T00:25:10Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126852
dc.description.abstractImplementasi sistem “Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat” diselenggarakan oleh kantor Perhutani di KPH Randublatung, Kabupaten Blora telah berjalan 8 tahun. Semua pemangku kepentingan dalam sumber daya hutan harus dilibatkan dalam sistem ini, termasuk masyarakat pedesaan di sekitar hutan. Kehadiran mereka memberi kesan tersendiri peranannya dalam pengelolaan sumber daya hutan. Peran dan keterlibatan dalam pengelolaannya menjadi salah satu sumber pendapatan rumah tangga. Sebagian besar dari rumah tangga mempunyai pekerjaan sebagai petani. Kegiatan pertanian bergantung pada kepemilikan dan penguasaan lahan, non lahan baik kawasan PHBM maupun kawasan PHBM. Kurangnya pendapatan yang diperoleh dari bertani membuat rumah tangga mencari nafkah alternatif selain pertanian untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup. Pelajaran ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterlibatan masyarakat dalam sistem PHBM, pendapatan strategi yang diadopsi oleh rumah tangga, tingkat pendapatan rumah tangga dari pertanian dan non-pertanian. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Melibatkan 30 sampel dan diambil dengan menggunakan teknik sederhana pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk keterlibatan masyarakat dalam Program sistem PHBM meliputi perencanaan tanaman pangan, penanaman pangan tanaman di lahan hutan dan perlindungan hutan. Strategi mata pencaharian yang diadopsi oleh rumah tangga yang melakukan ekstensifikasi lahan pertanian menjadi lahan PHBM, diversifikasi pola hidup, dan migrasi. Sebagian besar rumah tangga itu lahan yang dimiliki tergolong lahan sempit non-PHBM dan memilih menggarap lahan tersebut lahan PHBM yang sempit. Kepemilikan lahan non-PHBM yang luas memberikan dampak yang relatif tinggi tingkat pendapatan sedangkan dominasi PHBM memberikan tingkat pendapatan yang relatif moderat pendapatan rumah tangga petani. Tingkat pendapatan dari sektor non pertanian memberikan kontribusi terbesar bagi rumah tangga petani dalam satu tahun terakhir.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcHuman Ecology - Communication and Community Developmentid
dc.titleStrategi nafkah rumahtangga petani Desa sekitar hutan (Kasus Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordLivelihood strategiesid
dc.subject.keywordLand resourcesid
dc.subject.keywordLevel of incomeid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record