View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Suksesi sekunder hutan hujan dataran rendah di pulau Kalimantan Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.274Mb)
      Date
      1985
      Author
      Indrawan, Andry
      Soerianegara, Ishemat
      Satria, Achmad M.
      Manan, Syafii
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian Suksesi Hutan dilakukan pada berbagai umur tebang di hutan bekas pembalakan dan di hutan primer. Penelitian dilakukan pada hutan bekas pembalakan tahun 1978, hutan bekas pembalakan tahun 1976 dan hutan bekas pembalakan tahun 1974. Penelitian pada berbagai umur tebang dilakukan pada tahun 1982 dan 1983 dengan jalan inventarisasi hutan berulang. Petak-petak penelitian yang dibuat merupakan petak permanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan pada hutan alam khususnya hutan klimaks yang disebabkan karena pembalakan. Pemulihan Tegakan Hutan secara berangsur-angsur melalui proses suksesi sangat dipengaruhi oleh tingkat kerusakan yang terjadi pada waktu pembalakan dilakukan dan umur hutan bekas pembalakan. Jumlah jenis pada tingkat semai, pancang, tiang dan pohon meningkat dari umur tebang 4-5 dan 6-7 tahun kemudian menurun kembali pada umur tebang 8-9 tahun dan jumlah jenis terkecil terdapat pada hutan primer. Hal yang sama juga terjadi pada keanekaragaman jenis meningkat sesuai dengan kenaikan umur tebang yaitu umur tebang empat, lima, enam dan tujuh tahun, kemudian menurun pada umur tebang delapan dan sembilan tahun dan menurun kembali pada hutan primer. Umur tebang delapan dan sembilan tahun paling mendekati hutan primer dibandingkan dengan umur-umur tebang lainnya yaitu umur tebang dapat dan lima tahun dan umur tebang enam dan tujuh tahun. Umur tebang delapan dan sembilan tahun telah agak pulih keadaannya sesuai dengan perubahan waktu dan habitat. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien kesamaan komunitas dari tingkat tiang dan tingkat pohon yang paling mendekati hutan primer dari umur tebang delapan dan sembilan tahun. Di tunjukkan pula oleh terdapatnya dua jenis tumbuhan bawah yang mendominir dan terdapat pada hutan primer yaitu Spathalobus ferrugineus dan Daemonorops geniculatum. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126298
      Collections
      • MT - Multidiciplinary Program [1948]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository