Show simple item record

dc.contributor.advisorNurmalina, Rita
dc.contributor.authorSulistianto, Dian
dc.date.accessioned2023-10-05T14:05:56Z
dc.date.available2023-10-05T14:05:56Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125926
dc.description.abstractTempe merupakan makanan khas Indonesia. Saat ini, mayoritas pengrajin membuat tempe masih menggunakan cara yang konvensional, sehingga tempe yang dihasilkan kurang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan aspek non finansial dan aspek finansial dalam merencanakan usaha pembutan tempe higienis. Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan kriteria pengrajin yang masih mengunakan cara konvensial dalam memproduksi tempe. Hasil penelitian menunjukan bahwa rencana pembuatan tempe higienis akan memberikan keuntungan. Perusahaan dapat menghasilkan NPV sebesar Rp 413 469 177 dengan IRR 53.62 persen, net B/C 3.51 dan payback period selama 2.77 tahun. Hasil analisis sensitvitas menunjukan bahwa bisnis lebih sensitif terhadap penurunan jumlah produksi. Analisis switching value menunjukan hasil batas maksimum kenaikan harga bahan baku kedelai sebesar 55.75 pesen dan penurunan jumlah produksi sebesar 49.32 persen.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomics and Management-Agribusinessid
dc.titleAnalisis Kelayakan Pengusahaan Tempe Higienis (studi Kasus : Rumah Tempe Bapak Munawir di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordhygienic tempeid
dc.subject.keywordplanningid
dc.subject.keywordsensitivityid
dc.subject.keywordswitching valueid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record