Analisis Gerak Presisi dengan Menggunakan Motion Capture (Noitom) pada Pemanenan Kelapa Sawit.
Date
2023Author
Bimasya, Muhammad Radhiya
Syuaib, M. Faiz
Dewi, Nugrahaning Sani
Metadata
Show full item recordAbstract
Kegiatan pemanenan kelapa sawit di Indonesia masih dilakukan secara
manual dengan menggunakan tenaga manusia. Aktivitas yang dilakukan secara
manual ini sangat berisiko dalam menyebabkan gangguan otot rangka atau
Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan
tingkat risiko kerja berdasarkan postur pemanen dengan menggunakan analisis
Range of Motion (ROM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menjadi
rekomendasi perbaikan postur kerja yang aman bagi pemanen kelapa sawit.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ekstensi pada leher
dengan tinggi badan, fleksi pada bahu dengan fleksi pada lengan bawah, dan fleksi
pada pangkal paha dengan fleksi pada lutut pada pemanenan kelapa sawit, serta
mengetahui gerakan yang besarnya dipengaruhi oleh letak bagian tubuh pada
pemanenan kelapa sawit. Data pada penelitian ini diambil menggunakan metode
motion capture lalu kemudian diolah dengan menggunakan software Axis Neuron
dan Biomechanics of Bodies. Hasil analisis ROM menunjukkan tubuh bagian atas
memiliki risiko lebih tinggi mengalami MSDs dengan leher, bahu, dan lengan bawah
menjadi bagian tubuh yang paling banyak berada dalam zona bahaya. Kegiatan
pemanenan kelapa sawit mendapat skor 12-14 pada penilaian REBA yang berarti
perlu segera dilakukan intervensi ergonomika untuk memperbaiki metode ataupun
prosedur kerja agar risiko dapat dimitigasi ataupun diminimalisir. Oil palm harvesting activities in Indonesia are still carried out manually
using human labor. This manual activity is very risky to cause Musculoskeletal
Disorders (MSDs). This study aims to map the level of work risk based on the
posture of harvesters using Range of Motion (ROM) analysis and Rapid Entire
Body Assessment (REBA) to be a recommendation for improving safe work
postures for oil palm harvesters. This study also aims to determine the correlation
between neck extension with height, shoulder flexion with elbow flexion, and hip
flexion with knee flexion in oil palm harvesting, and determine the movements that
are most influenced by the location of body parts in oil palm harvesting. The data
were taken using the motion capture method and then processed using Axis Neuron
and Biomechanics of Bodies. The ROM analysis results show that the upper body
has a higher risk of MSDs with the neck, shoulders, and forearms as the body parts
that are most in the danger zone. Oil palm harvesting activities received a score of
12-14 on the REBA assessment which means ergonomic interventions need to be
carried out immediately to improve work methods or procedures so that risks can
be mitigated or minimized.
