Show simple item record

dc.contributor.advisorRIFIN
dc.contributor.advisorRifin
dc.contributor.authorSusilo, Tian
dc.date.accessioned2023-09-21T01:24:44Z
dc.date.available2023-09-21T01:24:44Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125138
dc.description.abstractPenggunaan input kimia dalam pertanian dapat merusak kesuburan tanah dan ekosistem. Salah satu cara penanggulangannya adalah dengan mengadopsi pertanian yang menggunakan input pertanian ramah lingkungan dan layak secara ekonomi. Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu merupakan salah satu produsen padi yang berkontribusi besar di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini bertujuan mengalisis apakah ada perbedaan antara usahatani padi semi organik yang menggunakan input ramah lingkungan dengan padi anorganik di Kecamatan Jatibarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktur biaya, penerimaan, dan efisiensi usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan budidaya padi dengan cara perlakuan organik (padi semi organik) meningkatkan produktivitas sebesar 12.85 persen, meningkatkan total penerimaan sebesar 40.25 persen dengan biaya yang tidak jauh berbeda. Secaranya nyata, total pendapatan usahatani padi semi organik lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan yang di terima oleh usahatani padi anorganikid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomic Management-Agribusinessid
dc.titleAnalisis Usahatani Padi Semi Organik dan Padi Anorganik di Kecamatan Jatiabarng Kabupaten Indramayu.id
dc.title.alternativeANALISIS USAHATANI PADI SEMI ORGANIK DAN PADI ANORGANIK DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYUid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcost,id
dc.subject.keywordrevenueid
dc.subject.keywordIndependent sample T testid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record