Show simple item record

dc.contributor.advisorDiapari, Didid
dc.contributor.advisorKhotijah, Lilis
dc.contributor.authorThalia, Shaskya
dc.date.accessioned2023-09-21T00:59:20Z
dc.date.available2023-09-21T00:59:20Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125119
dc.description.abstractrendah. Protein diperlukan sebagai bahan penyusun beberapa hormon dan enzim untuk meningkatkan kualitas sperma. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan tepung maggot sebagai substitusi bungkil kedelai hingga 100% atau 20% penggunaannya dalam rasum terhadap konsumsi zat makanan dan fermentabilitas domba Garut pejantan. Rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan 4 ulangan (R1 : ransum mengandung bungkil kedelai 20%; R2 : ransum mengandung 10% bungkil kedelai dan 10% tepung maggot; R3: ransum mengandung 20% tepung maggot). Peubah yang diukur adalah konsumsi (rumput, konsentrat, bahan kering, zat makanan, dan TDN), total VFA, kadar amonia, pertambahan bobot badan harian, efisiensi penggunaan pakan, dan efisiensi penggunaan protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung maggot berpengaruh nyata terhadap konsumsi lemak tetapi tidak berpengaruh terhadap konsumsi rumput dan konsentrat, konsumsi zat makanan, TDN, total VFA, kadar amonia, PBBH, efisiensi penggunaan pakan dan efisiensi penggunaan protein. Dapat disimpulkan tepung maggot dapat menggantikan 100% tepung bungkil kedelai atau digunakan 20% dalam ransum domba Garut jantan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal Science-Nutrition and Feed Technologyid
dc.titlePengaruh Substitusi Bungkil Kedelai dengan Tepung Maggot (Hermetia illucens) terhadap Konsumsi Zat Makanan dan Fermentabilitas Domba Garut Jantanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfermentabilityid
dc.subject.keywordmaggot mealid
dc.subject.keywordsoybeanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record