Show simple item record

dc.contributor.advisorSusetyo, Budi
dc.contributor.advisorMasjkur, Mohammad
dc.contributor.authorPrabowo, Ardelle Albani
dc.date.accessioned2023-09-19T23:55:47Z
dc.date.available2023-09-19T23:55:47Z
dc.date.issued2023-09
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124915
dc.description.abstractKekerasan adalah perbuatan yang dilakukan dengan sengaja oleh seseorang atau kelompok dengan tujuan menindas yang lemah agar menderita. Salah satu penyebabnya adalah tingginya angka depresi yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap orang-orang di sekitarnya, termasuk perempuan. Penelitian ini bertujuan membandingkan penggerombolan kabupaten/kota di Sumatera Utara berdasarkan jenis kekerasan terhadap perempuan menggunakan metode K-Means, K-Medoids, dan Metode Hierarki, serta melihat karakteristik persebaran wilayah dari hasil penggerombolan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan data banyaknya korban kekerasan terhadap perempuan tahun 2021 yang bersumber dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak dan Badan Pusat Statistik Sumatera Utara yang terdiri dari 33 kabupaten/kota dan enam peubah. Evaluasi hasil penggerombolan menggunakan Davies Bouldin Index dan Korelasi Cophenetic. Metode analisis gerombol optimal yang diperoleh adalah K-Medoids dengan banyaknya gerombol sebanyak 4. Gerombol 1 memiliki nilai rataan yang paling rendah setiap jenis kekerasan. Gerombol 2 memiliki nilai rataan pada jenis kekerasan fisik yang lebih tinggi dibandingkan dengan rataannya. Gerombol 3 memiliki nilai rataan pada jenis kekerasan psikis, perdagangan orang, dan penelantaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan rataannya. Gerombol 4 memiliki nilai rataan yang paling tinggi pada setiap jenis kekerasan kecuali perdagangan orang dibandingkan dengan rataannya.id
dc.description.abstractViolence is an act that is intentionally by a person or group with the aim of oppressing someone to suffer. The high rate of depression which leads to acts of violence against those around them, including women. This study aims to compare the clustering of districts/cities in North Sumatra based on the type of violence against women using the K-Means, K-Medoids, and Hierarchical Methods, and look at the characteristics of the regional distribution of the clustering results. This study uses data the number of victims of violence against women in 2021 from Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak and Badan Pusat Statistik Sumatera which consists of 33 districts/cities and six variables. Evaluation of clustering results using the Davies Bouldin Index and Cophenetic Correlation. The optimal cluster analysis method obtained is K-Medoids with 4 clusters. Cluster 1 has the lowest average value for each type of violence. Group 2 has an average value of physical violence that is higher than the average. Group 3 has a higher average score for the types of psychological violence, trafficking, and neglect than the average. Cluster 4 had a highest average score for each type of violence except trafficking than the average.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerbandingan Metode K-Means, K-Medoids, dan Hierarki untuk Penggerombolan Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Berdasarkan Jenis Kekerasan terhadap Perempuanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcophenetic correlationid
dc.subject.keywordDavies Bouldin Indexid
dc.subject.keywordhierarchical clusteringid
dc.subject.keywordnon-hierarchical clusteringid
dc.subject.keywordviolenceid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record