Show simple item record

dc.contributor.advisorAbdullah, Luki
dc.contributor.advisorRidla, Muhammad
dc.contributor.authorRamadhan, Bayu Nuari
dc.date.accessioned2023-08-11T07:43:01Z
dc.date.available2023-08-11T07:43:01Z
dc.date.issued2023-08-11
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/123687
dc.description.abstractRINGKASAN BAYU NUARI RAMADHAN. Optimisasi Pertumbuhan, Produksi, Kualitas Hijauan serta Silase Tanaman Jagung Manis dengan Variasi Pupuk Urea dan Umur Panen. Dibimbing oleh LUKI ABDULLAH dan MUHAMMAD RIDLA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung dengan tetap menjaga kualitas hijauan pakan dan fermentasi yang optimal. Faktor ketersediaan nitrogen dan penentuan umur panen yang tepat akan diteliti dan diamati guna memahami kontribusinya terhadap peningkatan hasil panen, kualitas hijauan, dan fermentasi tanaman jagung. Penelitian telah dilakukan melalui 2 tahapan. Tahap pertama adalah kajian pertumbuhan, produksi dan kadar gula pada buah jagung manis (Tinggi tanaman, diameter batang, produksi hijauan pakan, produksi jagung, biomassa total dan kadar gula buah). Pada tahap selanjutnya, dilakukan analisis kandungan nutrisi dan fraksi serat pada hijauan pakan dan silase (Bahan kering, protein kasar, serat kasar, abu, bahan ekstrak tanpa nitrogen, total digestible nutrient, NDF dan ADF). Kemudian dilanjutkan dengan karekteristik fermentasi pada tanaman jagung yang meliputi (WSC, pH, NH3, VFA dan Nilai Fleigh). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial 3x3 dengan 4 ulangan. Faktor pertama yaitu umur panen 60, 70 dan 80 hari setelah tanam (HST). Faktor kedua yaitu dosis pupuk urea 100, 200, dan 300 kg ha-1 Data yang diperoleh dianalisis dengan secara sidik ragam (ANOVA) dan hasil berbeda nyata diuji lanjut dengan uji Tukey (Honestly Significant Difference) menggunakan software Minitab versi 19. Hasil penelitian pada tahap pertama menunjukkan perlakuan penambahan dosis pupuk urea dapat meningkatkan tinggi tanaman (128,25-149,51cm), diameter batang (1,65-1,85 cm), produksi jagung (7,65-11,08 ton ha-1), dan biomassa segar 14,67-20,67ton ha-1). Sedangkan kadar gula pada buah ditemukan menurun pada umur 80HST. Tahap selanjutnya pada analisis kandungan nutrisi dan fraksi serat hijauan, perlakuan penambahan dosis pupuk urea dapat meningkatkan kandungan protein kasar, serat kasar, Abu, NDF dan ADF. Berbeda dengan kandungan BETN, yang turun seiring dengan penambahan pupuk urea. Perlakuan dengan umur panen, juga dapat meningkatkan bahan kering, serat kasar dan NDF. Sebaliknya, ditemukan umur panen dapat menurunkan kandungan Abu hijauan pada jagung manis. Analisis nutrisi dan fraksi serat pada silase dengan penambahan dosis pupuk urea mampu meningkatkan bahan kering, protein kasar, Abu, dan ADF. Dalam hal yang sama perlakuan umur panen dapat meningkatkan serat kasar dan ADF pada silase. Selanjutnya pada tahap kualitas fermentasi ditemukan pH dan NH3 silase dapat meningkat seiring dengan penambahan dosis pupuk urea. Sejalan dengan itu pH dan NH3 juga meningkat pada perlakuan umur panen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian pupuk urea 300 kg ha-1 dan umur panen 70 HST direkomendasikan untuk hasil panen yang tinggi dan kualitas hijauan serta silase yang optimal sebagai pakan ternak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleOPTIMISASI PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KUALITAS HIJAUAN SERTA SILASE TANAMAN JAGUNG MANIS DENGAN VARIASI PUPUK UREA DAN UMUR PANENid
dc.title.alternativeOptimization of Growth, Production, Quality of Forage and Silage of Sweet Corn Plants with Variations of Urea Fertilizer and Harvesting Ageid
dc.subject.keywordhijauanid
dc.subject.keywordpupuk ureaid
dc.subject.keywordsilaseid
dc.subject.keywordtanaman jagungid
dc.subject.keywordumur panenid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record