Faktor - Faktor yang Memengaruhi Produksi dan Pendapatan Usahatani Manggis di Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo
Abstract
Produksi manggis di Kabupaten Purworejo mengalami perubahan jumlah
produksi akibat dari pengaruh penggunaan input yang kurang optimal serta umur
pohon yang tua khususnya di Kecamatan Kaligesing sebagai sentra produsen buah
manggis. Selain itu, harga jual yang rendah diikuti dengan jumlah produksi yang
sedikit serta biaya produksi yang tinggi menyebabkan pendapatan menjadi rendah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor – faktor yang
memengaruhi produksi dan pendapatan usahatani manggis di Kecamatan
Kaligesing. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Somongari dan Kaligono. Jenis
data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif
yang bersumber dari data primer dan sekunder. Jumlah sampel sebanyak 60
responden dengan teknik simple random sampling. Metode analisis data
menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Usahatani
manggis di Kecamatan Kaligesing menguntungkan untuk dijalankan berdasarkan
nilai R/C yang dihasilkan. Hasil regresi menunjukkan variabel luas lahan
berpengaruh signifikan terhadap produksi manggis serta variabel harga jual, biaya
pupuk kendang, dan biaya pupuk NPK berpengaruh signifikan terhadap
pendapatan petani manggis. Mangosteen production in Purworejo Regency experienced changes in the
amount of production as a result of the influence of the use of inputs that were less
than optimal and the age of old trees, especially in Kaligesing District as a center
for mangosteen fruit producers. In addition, the low selling price followed by the
small amount of production and high production costs causes low income. The
purpose of this research is to analyze the factors that influence the production and
income of mangosteen farming in Kaligesing District. This research was carried
out in the Villages of Somongari and Kaligono. The type of data used in this study
is in the form of quantitative and qualitative data originating from primary and
secondary data. The number of samples is 60 respondents with simple random
sampling technique. Methods of data analysis using descriptive analysis and
multiple linear regression analysis. Mangosteen farming in Kaligesing District is
profitable to run based on the resulting R/C value. The regression results show
that the variable land area has a significant effect on mangosteen production and
the variable selling price, the cost of manure, and the cost of NPK fertilizer have a
significant effect on the income of mangosteen farmers.
Collections
- UT - Agribusiness [4792]

