| dc.description.abstract | Berdasarkan bahan baku yang digunakan, industri furnitur terbagi menjadi furnitur dari kayu, rotan dan bambu, platik, logam, dan furnitur lainnya. Industri furnitur terus mengalami pertumbuhan beberapa tahun belakangan ini, namun Bengkel Mebel Ibu Tisna terus mengalami penurunan penjualan sejak tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Bengkel Mebel Ibu Tisna. Alat analisis yang digunakan adalah matriks IFE dan EFE, matriks IE, matriks SWOT, dan matriks QSP. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama perusahaan yaitu kualitas produk kokoh dan tahan lama dan peluang utama perusahaan yaitu perkembangan teknologi. Perusahaan berada pada posisi menjaga dan mempertahankan serta memiliki tujuh strategi pengembangan. Prioritas strategi perusahaan adalah penetrasi pasar. | id |