Show simple item record

dc.contributor.advisorF. G. Winarno
dc.contributor.advisorWirakartakusumah, M. Aman
dc.contributor.advisorFardiaz, Deddy
dc.contributor.authorElisabeth, Jenny
dc.date.accessioned2023-07-10T14:21:36Z
dc.date.available2023-07-10T14:21:36Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121345
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menelaah cara isolasi asam lemak omega-3 dari limbah minyak hasil pengolahan ikan tuna dengan menggunakan metode kristalisasi urea. Dari hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah minyak hasil industri pengolahan tuna untuk pembuatan konsentrat asam lemak omega-3. ikan Metode kristalisasi urea memisahkan asam lemak berda- sarkan panjang rantai atom Karbon dan derajat ketidak-je- nuhan asam lemak. Tahap isolasi asam lemak omega-3 ini terdiri atas 5 bagian, yakni: (a) saponifikasi/hidrolisis minyak, (b) ekstraksi asam lemak, (c) kristalisasi dengan urea, (d) ekstraksi asam lemak omega-3, dan (e) stabilisa- si konsentrat asam lemak omega-3. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor perlakuan rasio urea/minyak dengan taraf 2, 3, dan 4, tingkat suhu 25, 5, dan -20°c, (b/b) serta suhu kristalisasi dengan Rasio urea/minyak (b/b) dan atau suhu kristalisasi ternyata tidak berpengaruh terhadap jumlah konsentrat asam lemak omega-3 yang dihasilkan, di mana konsentrat yang diperoleh adalah 19.03%. rasio urea/minyak (b/b) 4 rata-rata jumlah Pada tingkat terdapat residu urea yang sukar dihilangkan, walaupun telah dilakukan beberapa kali rekristalisasi pada suhu rendah. Bilangan iodium tertinggi dari konsentrat diperoleh pada perlakuan tingkat rasio urea/minyak (b/b) 3, dengan peningkatan sebesar ikan tuna semula. 75.15 dari bilangan iodium minyak Hal ini sesuai dengan jumlah asam lemak omega-3 yang terkandung dalam konsentrat. Dari hasil analisis kromatografi gas diperoleh bahwa terjadi pening- katan konsentrasi yang cukup besar dari asam-asam omega-3 C20:5, C22:5, dan C22:6, lemak sedangkan konsentrasi asam-asam lemak jenuh seperti C14:0, C16:0, dan C18:0 ngalami penurunan. Pada tingkat rasio urea/minyak me- (b/b) 3 diperoleh konsentrat dengan kandungan asam lemak DHA sebesar 39.67% dan total asam lemak omega-3 sebesar 52.38%. Jumlah asam lemak EPA tidak dipengaruhi oleh rasio urea/ minyak (b/b) maupun suhu kristalisasi. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcOilsid
dc.subject.ddcFish oilsid
dc.titleIsolasi asam lemak omega-3 dari minyak hasil limbah industri pengolahan ikan tunaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordFatty acidid
dc.subject.keywordTuna industryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record