Potensi Reduksi Termal pada Rumah Gudang dalam Adaptasi Dampak Pemanasan Global
Abstract
Rumah Gudang merupakan salah satu rumah tradisional dan dominan di Sumsel yang menggunakan material utama kayu. Kayu memiliki konduktivitas termal yang kecil dan menghambat penyerapan panas. Karakteristik ini cocok untuk wilayah tropis. Apalagi, ada kecenderungan suhu udara di Sumsel meningkat yang mengindikasikan pemanasan global. Oleh karena itu penelitian terkait kemampuan reduksi termal pada Rumah Gudang perlu dilakukan untuk menilai potensinya dalam adaptasi dampak pemanasan global. Penelitian ini dilakukan dengan memodelkan kondisi termal Rumah Gudang dengan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Software SolidWorks 2021 digunakan dalam komputasi CFD untuk memodelkan peningkatan suhu udara dan mengetahui perubahan termal serta kemampuan reduksi termal pada Rumah Gudang. Rata-rata perubahan suhu udara di Sumsel tahun 1980–2020 adalah +1,06 oC dan diprakirakan di tahun 2050 mencapai +1,87 oC. Simulasi kondisi termal pada Rumah Gudang menunjukkan kemampuan reduksi rata-rata sebesar 77 % (69 % – 82 %) dari total peningkatan suhu udara. Rumah Gudang is one of the traditional houses and is dominant in Sumatra Selatan (Sumsel), which uses wood as the primary material. Wood has a low thermal conductivity and inhibits heat absorption. This characteristic is suitable for the tropical region. Moreover, there has been a tendency to increase the air temperature in Sumsel, indicating global warming. Therefore, research on the thermal reduction capability of Rumah Gudang needs to be carried out to assess its potential to adaptation the impact of global warming. This research was conducted by modeling the thermal conditions of Rumah Gudang using the Computational Fluid Dynamics (CFD) approach. SolidWorks 2021 software is used in CFD computation to model the increasing air temperature and to determine thermal changes and thermal reduction capabilities in Rumah Gudang. The average change in air temperature in Sumsel from 1980–2020 is +1.06 oC and it is predicted 2050 to reach +1.87 oC. The simulation of thermal conditions in Rumah Gudang shows an average reduction capability of 77 % (69 % – 82 %) of the total increase in air temperature.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2427]
