| dc.description.abstract | Minyak jarak pagar merupakan salah satu bahan bakar nabati yang
prospektif untuk dikembangkan di tengah berkurang dan kelangkaan bahan bakar
fosil. Jarak pagar relatif mudah ditanam, toleransinya tinggi terhadap berbagai
jenis tanah dan iklim serta produksi minyaknya tinggi yaitu 25-40% dari berat
biji. Keuntungan lain minyak jarak pagar adalah ramah lingkungan, tidak
mencemari air, udara, maupun tanah karena mudah terurai secara biologi, dan
bahan bakunya dapat diperbaharui. Nilai energi minyak jarak 40.31 MJ/kg,
sedangkan nilai energi minyak diesel adalah 42.49 MJ/kg
Tingkat variasi mutu hasil panen jarak pagar yang tinggi berdampak pada
variasi harga jual jarak pagar yang tinggi. Hal ini menimbulkan keengganan bagi
petani dan produsen jarak pagar dalam mengembangkan usahanya. Seiring dengan
kondisi ini dapat berdampak pada kemunduran dalam pengembangan bahan bakar
nabati, sehingga diperlukan teknologi yang dapat mengklasifikasi keragaman
kualitas dan mutu jarak pagar secara kuantitatif untuk menjamin stabilitas harga
jual jarak pagar.
Penentuan mutu jarak pagar selama ini dilakukan dengan metode kimia
yang memerlukan waktu yang lama, mahal, tidak ramah lingkungan dan destruktif
sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan pengukuran mutu jarak pagar yang cepat
dan murah. Salah satu metode yang dapat dijadikan alternatif pengukuran mutu
jarak pagar secara nondestruktif adalah metode NIR.
Secara umum tujuan penelitian ini adalah menentukan mutu jarak pagar
secara nondestruktif dengan menggunakan NIR dan jaringan saraf tiruan.
Sedangkan tujuan spesifik dari penelitian ini meliputi: mempelajari mutu utama
jarak pagar (kadar air, FFA, dan kandungan minyak biji jarak pagar) secara
nondestruktif dengan menggunakan NIR spectroscopy;menentukan hubungan
antara parameter mutu dengan spektra NIR dan membangun model penduga
dengan menggunakan jaringan saraf tiruan; dan melakukan validasi terhadap
model jaringan saraf tiruan untuk menduga parameter mutu jarak pagar secara
nondestruktif dengan menggunakan gelombang NIR.
Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan antara lain: pengambilan
dan pensortiran sampel di lapangan, pengukuran spektra NIR, analisa kimia
(kandungan minyak, FFA, dan kadar air), dan pengembangan model JST untuk
pendugaan kandungan kimia jarak pagar.
Pengukuran data spektra menggunakan satu unit NIR Spectrocopy Merek
Bucchi NIRFlex N-500 pada kisaran panjang gelombang 1000-2500 nm.
Pengukuran kandungan minyak menggunakan metode soklet (AOAC 2005),
pengukuran FFA menggunakan metode AOAC 1995 dengan menggunakan NaOH
0.1 N untuk titrasi, sedangkan pengukuran kadar air menggunakan metode
thermogravimetri.......dst | id |