| dc.description.abstract | Strategi pemasaran pada dasarnya adalah rencana yang menyeluruh, terpadu
dan menyatu dibidang pemasaran, yang memberikan panduan tentang kegiatan
yang akan dijalankan untuk dapat tercapainya tujuan pemasaran suatu perusahaan.
Oleh karena itu, penentuan strategi pemasaran haruslah didasarkan atas analisis
lingkungan dan internal perusahaan melalui analisis keunggulan dan kelemahan
perusahaan serta analisis kesempatan dan ancaman yang dihadapi perusahaan
dari lingkungannya. Strategi pemasaran yang telah ditetapkan dan dijalankan harus
dinilai kembali apakah masih sesuai dengan keadaan/kondisi pada saat ini.
Penilaian atau evaluasi ini menggunakan analisis keunggulan, kelemahan,
kesempatan dan ancaman. Hasil nilai atau evaluasi ini digunakan sebagai dasar
untuk menentukan apakah strategi yang sedang dijalankan perlu diubah, sekaligus
digunakan sebagai landasan untuk menyusun atau menentukan strategi yang akan
dijalankan pada masa yang akan datang.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal
yang berpengaruh pada CV Skysa dalam hal pemasaran produk perusahaan,(2)
mengetahui strategi CV Skysa dalam mengatasi masalah pemasaran produk
perusahaan, (3) menentukan alternatif strategi pemasaran handycraft yang tepat
dan efektif pada CV Skysa.
Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Sumber data
primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada peneliti. Data
primer diperoleh dari pengamatan langsung (observasi) dan wawancara dengan
responden penelitian, yaitu pemilik perusahaan dan pelanggan/konsumen. Data
sekunder diperoleh dari studi literatur berupa jurnal, hasil penelitian terdahulu dan
dokumentasi yang dimiliki oleh perusahaan serta data-data publikasi dari
perusahaan dan institusi terkait serta majalah/koran. Metode analisis yang
digunakan untuk menganalisa dan menginterpretasikan data adalah (1) metode
deskriptif untuk mengetahui kondisi atau perusahaan dilakukan dengan analisis
deskriptif terhadap aspek-aspek perusahaan seperti, organisasi, pemasaran,
produksi,distribusi, produk dan pesaing dan (2) metode SWOT. Alat analisis yang
digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis matrik Internal Factor
Evaluation (IFE) dan EFE (Eksternal Factor Evaluation), analisis SWOT dan
analisis matrik profil kompetitif.
Berdasarkan hasil analisis lingkungan internal perusahaan maka dapat
diidentifikasikan yang menjadi faktor kekuatan perusahaan yaitu mutu, design dan
keanekaragaman prduk, harga, pelayanan,promosi dan kepuasan konsumen dan
yang menjadi faktor kelemahan perusahaan yaitu merk dan kemudahan
memperoleh produk. Berdasarkan hasil analisis lingkungan ekternal perusahaan
maka diidentifikasikan yang menjadi faktor peluang bagi perusahaan yaitu pangsa
pasar terbuka luas, adanya dukungan pemerintah dan ketersediaan bahan baku,
dan yang menjadi faktor ancaman bagi perusahaan yaitu tingginya tingkat
persaingan, adanya pendatang baru dan adanya produk pengganti. Hasil identifikasi
kekuatan dan kelemahan pada faktor strategis internal (IFE) mendapat nilai 3,16
dan hasil identifikasi peluang dan ancaman pada faktor strategik eksternal (EFE)
mendapat nilai 2,97. Berdasarkan hasil analisis lingkungan tersebut dan dengan
menggunakan analisis Matrik IE maka terlihat posisi perusahaan berada pada
kuadran IV yaitu stabilitas....dst | id |