View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyakit layu stewart (Pantoea stewartii subsp. stewartii) pada jagung dan upaya pengendaliannya

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (9.592Mb)
      Date
      2013
      Author
      Rahma, Haliatur
      Giyanto
      Sinaga, Meity Suradji
      Surahman, Memen
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu dampak yang merugikan dari impor benihjagung ialah masuknya patogen baru yang terbawa benih ke Indonesia. Di antara berbagai patogen tular benih pada jagung, bakteri Pantoea stewartii subsp. stewartii (Pnss) penyebab penyakit layu stewart, merupakan patogen penting yang sangat merugikan. Patogen ini mampu menurunkan hasil 40-100%. Berdasarkan Pennentan Nomor 93/Permentan/Ot.140/12/2011 tentang Jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina, bakteri Pnss termasuk Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang tergolong kategori A I, yaitu OPTK yang belum terdapat di wilayah Indonesia. Diagnosis suatu penyakit baru pada suatu tempat/negara dapat dilakukan dengan pendugaan (presumptive diagnosis). Pengamatan berdasarkan gejala dan karakteristik koloni patogen pada media isolasi, dan identifikasi dengan kunci identifikasi termasuk cara diagnosis cepat. Diagnosis dengan berbagai cara perlu dilakukan untuk identifikasi penyakit yang lebih akurat sehingga dapat diterima oleh komunitas keilmuan yang ada. Diagnosis penyakit yang akurat diperluk:an untuk menetapkan strategi pengendalian yang tepat. Sampai saat ini upaya pengendalian penyakit layu stewart di luar negeri adalah perlakuan benih menggunakan pestisida sintetis yang mengandung imidachloprid untuk mengendalikan serangga vektor Chaetocnema pulicaria dan penggunaan antibiotik untuk menek:an perkembangan bakteri Pnss. Oleh karena itu perlu dikembangkan suatu altematif pengendalian yang ditujukan pada benih untuk dan bersifat ramah lingkungan. Aplik:asi bakteri endofit dan kitosan dapat mengurangi efek negatif penggunaan senyawa kimia seperti resistensi baru terhadap organisme target dan non target, serta meminimalkan dampak. negatif terhadap produk pangan dan kesehatan manusia. ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117556
      Collections
      • DT - Agriculture [773]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository