Show simple item record

dc.contributor.advisorIrfany, Mohammad Iqbal
dc.contributor.authorIzzuddin, Ahmad
dc.date.accessioned2023-02-03T00:03:47Z
dc.date.available2023-02-03T00:03:47Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116604
dc.description.abstractInvestasi terhadap asset tak berwujud memiliki peran yang sangat penting bagi perbankan dalam menghasilkan keuntungan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal intelektual terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, diolah dengan metode analisis regresi data panel. Sampel yang digunakan merupakan laporan keuangan triwulan BUS di Indonesia periode tahun 2015-2020. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa secara parsial Value Added Intellectual Capital (VAIC) berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets (ROA), Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif signifikan terhadap terhadap ROA, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap ROA. Selain itu, secara simultan model penelitian ini membuktikan bahwa CAR, NPF, dan VAIC berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah di Indonesia. Model penelitian juga membuktikan bahwa 87,84% pengaruh terhadap ROA dapat dijelaskan dalam model penelitian ini, sedangkan 12,16% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Modal Intelektual Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesiaid
dc.title.alternativeThe Effect of Intellectual Capital on the Profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordintangible assetsid
dc.subject.keywordintellectual capitalid
dc.subject.keywordislamic commercial bankid
dc.subject.keywordprofitabilityid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record