Pengaruh uap etil alkohol terhadap viabilitas benih jagung (Zea mays L.) dan pemanfaatannya untuk menduga daya simpan

Date
1981Author
Pian, Zainal Abidin
Sadjad, Sjamsoe'oed
Soeseno, Hari
Sastrohadinoto, Soenarjo
Nur, Muhamad Anwar
Sitompul, Hillen Haposan
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini ialah mengetahui mekanisme kemunduran benih akibat perlakuan uap etil alkohol dan pemanfaatannya untuk menduga daya simpan.
Dalam penelitian ini digunakan benih jagung varietas Harapan Baru. Benih diambil dari sepertiga tongkol bagian tengah kemudian dipisahkan dengan ayakan lima mesh.
Benih yang tidak lolos ayakan digunakan sebagai bahan penelitian. Dua puluh kantong benih masing-masing berisi benih sebanyak 1000 g disimpan pada suhu dan kelembaban udara kamar. Pengamatan dilakukan selang 10 minggu selama periode simpan 40 minggu. Taraf perlakuan uap etil alkohol ada sembilan yaitu 0, 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, dan 80 menit.
Pengujian viabilitas benih meliputi pengujian potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah dan vigor benih. Pengamatan dilakukan pada tiap taraf periode simpan. Di samping itu pada awal penyimpanan diamati pula ukuran struktur kecambah seperti panjang plumula, akar seminal primer, akar seminal sekunder dan jumlah akar seminal sekunder.
Berat kering embrio diamati 15 jam setelah imbibisi.
Perubahan biokimia yang diamati meliputi kadar etil alkohol benih, absorpsi 02, produksi CO2, kandungan glukosa embrio, kandungan glukosa endosperm, kebocoran glukosa, kebocoran nitrogen, kebocoran posfat, aktivitas enzim dehidrogenase, amilase, peroksidase dan dekarboksilase asam glutamat. Pengamatan prubahan sitologik dilakukan terhadap sel-sel tudung akar embrio benih yang diperlakukan dengan uap etil alkohol selama 0, 40 dan 80 menit. ...
Collections
- DT - Agriculture [785]

