Pertumbuhan dan Produksi Sorgum Varietas Samurai 1 pada Ratun Kedua dengan Perlakuan Dosis Pupuk Urea dan Umur Panen
Date
2022Author
Hindarto, Setiyo Hadi
Abdullah, Luki
Soewondo, Panca Dewi Manu Hara Karti
Metadata
Show full item recordAbstract
Sorgum merupakan tanaman serealia yang tumbuh di daerah tropis serta lahan
marginal yang tahan terhadap kekeringan. Percobaan ini bertujuan mengevaluasi
pertumbuhan dan produksi biomassa varietastanaman sorgum (Sorgum bicolor (L.)
Monech) samurai 1 berasal dari turunan benih penjenis pada ratun kedua dengan
dosis N dan umur panen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok
faktorial dengan 3 taraf urea, yaitu P1 (100 kg urea ha-1
), P2 (200 kg urea ha-1
), dan
P3 (300 kg urea ha-1
), dan 3 umur panen, yaitu T1 60 hari setelah panen (HSP), T2
65 HSP dan 70 HSP dengan 4 ulangan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tidak terdapat perbedaan nyata pada interaksi antar perlakuan terhadap
pertumbuhan dan produksi sorgum. Hasil biomassa terbaik sebesar 63,80 ton ha-1
ditunjukkan oleh perlakuan 200 kg urea ha-1 dan 70 HSP. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah sorgum Samurai 1 yang dipupuk 200 kg urea ha-1dan dipanen
pada umur 70 HSP menghasilkan pertumbuhan dan produksi biomassa tertinggi. Sorghum is a cereal plant that growsin the tropics and marginal landsthat are
resistant to drought. This experiment was aimed to evaluate the growth and biomass
production of the samurai 1 (Sorghum bicolor (L.) Monech) harvested at derivative
time at second regrowing ratoon combined with N. This study used a factorial
randomized design with 3 levels of urea, namely P1 (100 kg urea ha-1
), P2 (200 kg
urea ha-1
), and P3 (300 kg urea ha-1
), and 3 harvest if time, namely T1 60 days after
harvest (DAH), T2 65 DAH and 70 DAH with 4 replicate groups. The results
showed that there was no significant difference in the interaction between
treatments on growth and production of sorghum. The best biomass yield of 63.80
tons ha-1 was indicated by the treatment of 200 kg urea ha-1 and 70 DAP. The
conclusion of this study was that Samurai 1 sorghum fertilized with 200 kg urea ha1 and harvested at 70 DAP resulted in the highest growth and biomass production.
