Show simple item record

dc.contributor.advisorKrisnamurthi, Bayu
dc.contributor.advisorHerawati, Herawati
dc.contributor.authorRamadhana, Dandy Putra
dc.date.accessioned2022-10-21T08:48:41Z
dc.date.available2022-10-21T08:48:41Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115052
dc.description.abstractSebagai produsen beras terbesar di di luar pulau Jawa, Sulawesi Selatan mengalami surplus. Namun, surplus tersebut mengalami penurunan pada tahun 2018-2020 dan kembali naik pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan beras tahun 2022-2026. Penelitian ini menggunakan data time series selama 21 tahun dari tahun 2000 hingga tahun 2021. Data diolah menggunakan metode ARIMA dan melakukan analisis ketersediaan beras menggunakan 2 skenario, yaitu skenario optimis dan skenario pesimis. Hasil peramalan menggunakan model ARIMA menunjukkan ketersediaan beras di Sulawesi Selatan 2022-2026 mengalami peningkatan surplus dan mampu memenuhi konsumsi beras penduduk Sulawesi Selatan. Analisis ketersediaan beras menggunakan skenario optimis menunjukkan ketersediaan beras di Provinsi Sulawesi Selatan mampu memenuhi konsumsi beras penduduk dan mengalami peningkatan surplus setiap tahunnya. Sedangkan untuk skenario pesimis menunjukkan penurunan beras setiap tahunnya dan pada tahun 2026 tidak terdapat surplus beras di Sulawesi Selatan. Apabila penurunan tersebut berlanjut hingga tahun 2027, maka Sulawesi Selatan akan mengalami defisit dalam memenuhi kebutuhan beras penduduk.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Ketersediaan Beras di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022-2026id
dc.title.alternativeAnalysis of Rice Availability in South Sulawesi Province in 2022-2026id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordARIMAid
dc.subject.keywordconsumptionid
dc.subject.keywordforecastingid
dc.subject.keywordriceid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record